Subang, Hari Santri 2018. Menyusul pengobatan gratis beberapa waktu lalu di desa Rancahilir, Pamanukan, Fatayat NU Subang kali ini berbagi dengan warga Subang. Dalam rangka memperingati harlah ke-64, mereka menyerahkan santunan kepada seratus sepuluh warga yang membutuhkan di SMP NU Ghofarana, Pusakajaya, Ahad (6/7).
Menurut Ketua Fatayat NU Subang Tia Agustiawati, bakti sosial ini melibatkan 60 faqir miskin dan 50 orang anak yatim. Untuk faqir miskin, kata dia, kita menyerahkan sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Sementara anak yatim diberikan sejumlah peralatan belajar dan pendidikan.
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Halaqoh, Fragmen Hari Santri 2018
Menurut Ketua Fatayat NU Subang Tia Agustiawati, bakti sosial ini melibatkan 60 faqir miskin dan 50 orang anak yatim. Untuk faqir miskin, kata dia, kita menyerahkan sembako dan kebutuhan pokok lainnya. Sementara anak yatim diberikan sejumlah peralatan belajar dan pendidikan.
| Fatayat NU Subang Salurkan Santunan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Fatayat NU Subang Salurkan Santunan
"Dengan Harlah Fatayat ke-64 ini kita tingkatkan komitmen dan kepekaan sosial pemudi NU yang maslahat untuk umat," kata Tia.Hari Santri 2018
Melalui pengabdian dan eksistensinya sebagai kaum yang memberikan manfaat bagi warga kurang mampu, kehadiran Fatayat NU Subang dirasakan masyarakat.Hari Santri 2018
Seorang penerima bantuan, Dasem (70) mengapresiasi kegiatan sosial ini. “Alhamdulillah, semoga apa yang diberikan menjadi barokah. Bantuan ini akan kami gunakan dengan baik. Karena, kami sangat susah dalam mencari kebutuhan rumah tangga. Semoga ini juga menjadi pembelajaran untuk semuanya,” ujar Dasem. (Ade Mahmudin/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Halaqoh, Fragmen Hari Santri 2018
