Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Februari 2018

Delapan Rakaat Sunnah di Bulan Syawal

Bentangan ibadah sebagaimana diterangkan oleh Rasulullah saw dalam salah satu haditsnya tidaklah terbatas. Mulai dari menghindarkan duri di jalanan hingga dzikir kepada Allah swt. semuanya tergolong dalam ibadah. Begitu luasnya ruang ibadah hingga seseorang tidak mungkin mengetahui batas-batas antara ibadah dan yang bukan ibadah kecuali mereka yang sombong. Karena segala seseuatu yang dilakukan seorang hamba dengan niat mengabdi kepada Allah swt dapat digolongkan sebagai ibadah.

Luasnya ruang ibadah inilah yang membedakan besaran ibadah seorang hamba dengan hamba lainnya.? Mereka yang memiliki banyak pengetahuan agama, memiliki peluang besar untuk memperbanyak ibadah, begitu juga sebaliknya. Mereka yang minim pengetahuan agamanya peluang ibadahnyapun tidak maksimal. Akan tetapi tidak semua peluang bisa berubah menjadi realita ibadah. Tergantung ada kemauan seorang hamba.

Salah satu ibadah yang termasuk jarang diketahui dan juga jarang dilakukan kecuali mereka yang mengerti adalah shalat sunnah di bulan Syawal. Sebagaimana yang diterangkan oleh Syaikh Abdul Qadir al-Jailani berdasarkan pada hadits Rasulullah saw. dalam kiitabnya Al-Ghunyah juz dua:

? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ?, ?: ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ?, ?: ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? : ((? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? (? ? ? ? ...) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?)) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Delapan Rakaat Sunnah di Bulan Syawal (Sumber Gambar : Nu Online)
Delapan Rakaat Sunnah di Bulan Syawal (Sumber Gambar : Nu Online)

Delapan Rakaat Sunnah di Bulan Syawal

Diceritakan dari Anas Radhiallahu Anhu, dia berkata bahwasannya Rasulullah saw pernah bersabda ((barang siapa shalat di bulan syawal sebanyak delapan raka’at baik dilakukan malam hari maupun siang hari yang mana di setiap rakaatnya membaca al-Fatihah dan Qul Huwallahu ahad –al-khlas- sebanyak lima belas kali. Setelah delapan rakaat tersebut kemudian dilanjut dengan membaca tasbih (subhanallah wa bi hamdihi, subhanallahil adhim) tujuh puluh kali dan shalawat (allahumma shallli ‘ala sayyidina Muhammad) tujuh puluh kali. Maka demi dzat yang telah mengutusku, Allah akan mengalirkan hikmah (kebijaksanaan/kebenaran) dalam hati yang diungkapkan melalui lisan seorang hamba yang telah melaksanakan shalat ini , dan Allah akan tunjukkan kepada dia penyakit-penyakit dunia serta obatnya. Dan demi dzat yang telah mengutusku, barang siapa yang mendirikan shalat ini sesuai tata caranya, maka akan diampuni dosa-dosanya sebelum ia mengangkat kepala setelah sujudnya, dan andaikan dia mati, maka dia mati dalam keadaan syahid yang dosanya telah diampuni. Dan tiada seorang hamba yang melaksanakan shalat ini dalam keadaan bepergian, kecuali Allah mudahkan baginya perjalanannya hingga tempat yang dituju. Andaikan ia memiliki hutang, maka hutangnya akan terbayar, dan seandainya ia memiliki kebutuhan, Allah akan memenuhi kebutuhannya. Dan demi dzat yang telah mengutusku, tiada seorang hamba yang menjalankan shalat ini kecuali Allah berikan untuknya di setiap huruf dan ayatnya sebuah makhrafah di surga nantinya. Kemudian dipertanyakan “apakah mkahrafah itu Ya Rasul? Rasulullah saw menjawab makhrafah adalah dua ekor domba yang mempermudah penunggangnya mengelilingi (kebon penuh) pepohonan yang tidak pernah dipotong selama seratus tahun)).

Yang dimaksud dengan shalat tersebut adalah delapan rakaat shalat sunnah mutlak yang dilakukan selama bulan Syawwal. Dengan ketentuan empat kali salam yang disetiap rakaatnya dibaca al-fatihah dan lima belas kali surat al-ikhlas. Kemudian dilanjut dengan 70 kali bacaan tasbih dan 70 kali bacaan shalawat. Adapu fadhilahnya dapat telah diterangkan dalam hadits tersebut. (red. Ulil H)

?

Hari Santri 2018

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 Nasional, Syariah, Kajian Hari Santri 2018

Kamis, 15 Februari 2018

IPNU-IPPNU Demak Giatkan Kaderisasi di Pesantren-pesantren

Demak, Hari Santri 2018. Untuk memperkuat dan melebarkan basis kaderisasi pelajar NU di pesantren, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kabupaten Demak melakukan kunjungan dan konsolidasi ke Pimpinan Forum Silaturrahim Santri Pesantren Demak (FS2PD).

IPNU-IPPNU Demak Giatkan Kaderisasi di Pesantren-pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Demak Giatkan Kaderisasi di Pesantren-pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Demak Giatkan Kaderisasi di Pesantren-pesantren

Perwakilan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Demak diterima langsung Ketua FS2PD Muhammad Taufiq di kediamannya yang berada di Lingkungan Pondok Pesantren Assujudiyah Demak, Jawa Tengah, Senin (23/3) malam.

Ketua PC IPNU Demak Abdul Halim dalam pertemuan tersebut menyatakan, pihaknya? berencana memperbaiki mutu kaderisasi pelajar NU pada basis santri di Kota Wali, Demak. Menurutnya, pesantren dalam praktik keagamaan sehari-hari menggambarkan paham Aswaja NU.

Hari Santri 2018

“Sudah sepatutnyalah kami mulai penjajakan agar para santri bersedia bergandengan tangan dan berjuang bareng membesarkan IPNU-IPPPNU. Maka dari itu kami bertemu FS2PD agar dibukakan kran maupun pintu untuk masuk ke pesantren-pesantren di Demak,” ujarnya.

Muhammad Taufiq selaku Ketua FS2PD mengapresiasi niat rekan-rekanita IPNU-IPPNU. Ia mengatakan pesantren ibarat miniatur sebuah kerajaan, terbuka dan tidaknya pesantren mengikuti karakter pengasuhnya. “Karena PC IPNU-IPPNU Demak telah menemui kami, maka kami akan bantu untuk komunikasikan ke pihak pesantren yang tergabung dalam FS2PD agar bersedia didirikan komisariat,” kata alumni Pondok Pesantren Assujudiyah dan juga mantan Wakil Ketua Bidang Kaderisasi PC IPNU Demak Masa Khidmat 2010-2012.

Hari Santri 2018

Istiqomah, Ketua PC IPPNU Demak mengungkapkan terima kasih atas respon positif ini, dan sesegera mungkin pihaknya akan mengonsolidasikannya dengan semua pengurus di semua level agar mendapat tinak lanjut.

“Kami sudah lama merencanakan hal ini dengan harapan kaderisasi PC IPNU-IPPNU Kabupaten Demak yang selama ini masih kurang menyentuh lembaga pesantren dapat kembali bergelora, karena kami menyadari pada dasarnya pesantren juga basis IPNU-IPPNU,” paparnya.

Dalam pertemuan tersebut hadir dari PC IPNU-IPPNU Kabupaten Demak Muadhom (Wakil Ketua Bidangan Kaderisasi); Dzawits Tsiqoh (Wakil Ketua Bidang organisasi dan Kaderisasi); Rifkqi Jamil (Wakil Bendahara); dan Muhammad Nasir (Koordinator DKC CBP PC IPNU) beserta wakilnya, Sutresno. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kajian, Ulama Hari Santri 2018

Kamis, 08 Februari 2018

Lakpesdam NU Ngawi Dorong Masyarakat Pantau Pembangunan Desa

Ngawi, Hari Santri 2018. Lakpesdam NU Ngawi mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam perencanaan dan pembangunan desa. Lakpesdam NU melihat pentingnya partisipasi masyarakat dalam rangka mendampingi ketepatan program pembangunan desa.

Ketua Lakpesdam NU Ngawi Husaini Amar meminta partisipasi masyarakat terutama unsur NU dalam pembangunan desa. Peran unsur masyarakat secara menyeluruh ini, kata Husaini, dijamin dalam UU Desa tahun 2014 dalam proses perencanaan dan pembangunan desa.

Lakpesdam NU Ngawi Dorong Masyarakat Pantau Pembangunan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam NU Ngawi Dorong Masyarakat Pantau Pembangunan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam NU Ngawi Dorong Masyarakat Pantau Pembangunan Desa

“Keberadaan desa perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera,” kata Husaini di hadapan puluhan warga dalam diskusi UU Desa Tahun 2014 di aula kantor Lakpesdam NU, Rabu (3/9).

Hari Santri 2018

Ajakan Husaini Amar ini diamini Bapedda Ngawi Sri Widodo. Menurutnya, UU Desa telah menetapkan, setiap desa mendapat alokasi anggaran khusus dari APBN. Sri Widodo mengajak warga Ngawi untuk mengawasi pelaksanaan dan pemanfaatan anggaran tersebut. (Agus susanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 Hikmah, News, Kajian Hari Santri 2018

Senin, 05 Februari 2018

Ratusan Gus dan Lora Akan Ikuti Daurah Aswaja NU Jatim

Surabaya, Hari Santri 2018 - Dalam waktu dekat ratusan gus dan lora akan mengikuti daurah Aswaja yang diselenggarakan PW Aswaja NU Center Jawa Timur. Para penerus tampuk kepemimpinan di pesantrennya masing-masing ini akan mengikuti pendidikan keaswajaan NU awal Maret mendatang.

"Tujuan diselenggarakan daurah ini adalah sebagai sarana bagi terciptanya silaturahmi antargus atau lora," kata Ketua panitia daurah Ustadz Ahmad Nur Fauzi kepada Hari Santri 2018 (3/2).

Ratusan Gus dan Lora Akan Ikuti Daurah Aswaja NU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Gus dan Lora Akan Ikuti Daurah Aswaja NU Jatim (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Gus dan Lora Akan Ikuti Daurah Aswaja NU Jatim

Menurut Nur Fauzi, kegiatan ini menegaskan bahwa keberadaan para gus dan lora sangat penting bagi kerekatan hubungan di masa mendatang. "Karena mereka akan menjadi tumpuan masa depan pesantren dan masyarakat," kata Koordinator Daurah Aswaja di PW Aswaja NU Center Jatim.

Pihaknya sangat berharap bahwa para putra kiai dan pengasuh pesantren telah tertanam nilai-nilai Aswaja NU sejak usia muda. Ia mengajak para gus dan lora peduli, memberikan perhatian, dan menjadi pejuang loyal Aswaja. Dengan begitu mereka benar-benar merasa dilibatkan dalam menjaga Aswaja sejak dini.

Hari Santri 2018

Usai daurah, mereka diharapkan membumikan Aswaja NU di pesantren masing-masing baik dalam bentuk kajian maupun halaqah Aswaja, kata alumni Pesantren Sidogiri Pasuruan ini.

Hari Santri 2018

Selama daurah peserta akan dikenalkan dengan pengertian Aswaja, sejumlah amaliah Nahdliyah, dan kebangsaan. "Para gus dan lora akan diberikan gambaran seputar kemunculan sekte dalam Islam yang dibarengi dengan cara menyikapinya," kata Ustadz Fauzi.

Menurut rencana, daurah akan dilaksanakan pada 13 Maret mendatang. "Kami akan menggunakan ruangan Salsabila milik PWNU Jatim karena lebih mudah dijangkau dan representatif untuk kegiatan daurah," ungkapnya.

Sebaran penawaran kepesertaan telah dilakukan untuk didata lebih lanjut. Panitia sudah mengirimkan surat ke sejumlah pesantren di Jatim dan meminta kesediaan mereka dalam kegiatan yanga akan berlangsung hingga 8 Maret mendatang.

"Hal itu dilakukan agar panitia bisa melayani peserta yang jelas putra kiai dan pengasuh pesantren dengan baik," pungkasnya. (Ibnu Nawawi/Alahfiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kajian, Jadwal Kajian, Doa Hari Santri 2018

Minggu, 28 Januari 2018

PCINU 2012-2014 Mesir Dilantik

Kairo, Hari Santri 2018. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Kairo, Mesir, masa khidmat (2012-2014) resmi dilantik pada Selasa (27/11) kemarin di aula griya Jawa Tengah Kairo. Pelantikan dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya.

Acara pelantikan Ketua Tanfidziyah, Ketua Fatayat, dan 7 Lembaga PCINU Kairo tersebut dihadiri oleh Rais Syuriyah Muhlason Jalaluddin, Wakil Rais I Muhamad Saifudin, Wakil Rais II Mahmudi Mukhson, dan sejumlah pengurus lembaga dan anggota PCINU Kairo Mesir. 

PCINU 2012-2014 Mesir Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
PCINU 2012-2014 Mesir Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

PCINU 2012-2014 Mesir Dilantik

Acara dimulai dengan istighotsah bersama, dilanjut pembacaan ayat suci Al-Quran, lalu diiringi dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya. Ketua Tanfidziyah baru Khozien Dipo memberikan sambutannya setelah dilantik.

Hari Santri 2018

Dalam sambutannya, ketua tanfidziyah menekan pentingnya bekerja bersama-sama untuk kebaikan NU dan warganya, juga untuk mahasiswa Indonesia di Mesir umumnya. Kontribusi warga PCINU untuk Indonesia juga sangat ditunggu, mengingat kondisi Indonesia sekarang.

Khozien mengatakan, pelantikan ini dilaksanakan bersamaan dengan kondisi Negara Mesir yang masih mengalami masa sulit pasca dekrit yang diumumkan oleh presiden Mesir Mohamad Morsi. Pelantikan  juga berlangsung ketika negara tetangga Mesir, Palestina, kembali terjadi konflik. Meski diiringi kondisi ini, Khozien mengajak pengurus baru untuk berani melangkah, dinamis, dan melakukan gerakan-gerakan progresif demi meningkatkan kualitas PCINU dalam mengabdi untuk sesama. 

Hari Santri 2018

Menurut lelaki asal Kebumen, Jawa Tengah, tersebut, sekarang program NU harus berjalan dengan melalui tanggung jawab penuh dan didasarkan ide gerakan yang matang, bukan asal-asalan mengisi kegiatan.

Acara yang juga digabung dengan pelantikan pengurus baru Fatayat, dengan ketuanya Lum’atul Chairot tersebut memaparkan berbagai program beberapa lembaga dan badan otonom PCINU Mesir. 

Kemudian acara disusul dengan taushiyah yang disampaikan oleh Rais Suriah Muhlason Jalaluddin. Dalam taushiyahnya yang penuh semangat itu, PCINU Kairo sekarang dituntut untuk bekerja keras, bergerak penuh dedikasi dan tanggung jawab, juga tanpa pamrih. PCINU Kairo diminta untuk membuat gebrakan-gebrakan yang disebutnya “tidak biasa-biasa saja”, harus ada tujuan jelas dan manfaat yang dirasakan, bukan asal-asalan.

“Tujuan ini harus dimulai dengan usaha yang menuntut kebersamaan dan kerja keras di tubuh pengurus dan anggotanya. Pengurus PCINU dituntut harus tetap semangat meski tengah menyaksikan berbagai keadaan yang cukup sulit, kondisi Mesir yang belum stabil, keamanan yang belum pasti, dan kondisi sekretariat yang banyak menuntut ini-itu,” tutup laki-laki yang memiliki dua anak tersebut.

Do’a yang dibacakan oleh Rais Suriah II Muhammad Saifuddin menutup rangkaian acara pelantikan yang ditemani udara dingin Kairo.

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ade Gumilar

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kajian, Nasional Hari Santri 2018

Kamis, 25 Januari 2018

Perhatikan Barang Bawaan Anda saat Sembahyang!

Siapa saja dituntut untuk fokus saat sembahyang. Karena, sembahyang merupakan pertalian langsung antara Allah dan hamba-Nya. Untuk itu, mengarahkan pandangan ke tempat sujud sangat dianjurkan untuk menjaga fokus. Fokus di dalam beribadah tetap menjadi tuntutan.

Namun di saat bersamaan, Islam juga tidak menghendaki orang yang sembahyang menjadi gembel akibat kehilangan hartanya. Apapun bentuk harta itu, mobil, motor, tas, dompet, sepatu, sandal, bahkan rumah dan isinya sekalipun.

Perhatikan Barang Bawaan Anda saat Sembahyang! (Sumber Gambar : Nu Online)
Perhatikan Barang Bawaan Anda saat Sembahyang! (Sumber Gambar : Nu Online)

Perhatikan Barang Bawaan Anda saat Sembahyang!

Selain harta pribadi, ketentuan ini berlaku untuk harta dan segala amanah sesuatu yang dititipkan padanya. Sebut saja sopir pribadi, anggota kepolisian yang ketitipan barang bukti, menantu yang diamanahkan sesuatu oleh mertuanya, tukang parkir, atau profesi lainnya.

Artinya, Islam memberi jaminan perlindungan terhadap harta mereka yang melangsungkan ibadah sembahyang. Ini perlu menjadi perhatian khalayak. Maksudnya, ketentuan ini menganulir anggapan bahwa orang sembahyang bisa kehilangan hartanya. Jangankan saat sembahyang, lengah sekejap saja di zaman orang gila harta begini recehan pun bisa amblas seketika.

Hari Santri 2018

Terkait perihal ini, Syekh Nawawi Banten dalam kitab Syarah Kasyifatis Saja ala Safinatin Naja fi Ushuliddin wal Fiqhi menyatakan,

Hari Santri 2018

وثاÙ? Ù? ها التفات بوجهه بلاحاجة أما إذا كاÙ? لها كحفظ متاع فلاÙ? كره

“Kedua, yang dimakruh dalam sembahyang itu menolehkan wajah tanpa keperluan. Adapun bila menoleh dengan keperluan tertentu seperti menjaga harta, maka tidak dimakruh.” Wallahu A‘lam.

(Alhafiz Kurniawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Nahdlatul Ulama, Kajian Hari Santri 2018

Sabtu, 20 Januari 2018

Dubes Inggris: NU dan Indonesia Miliki Peran Penting Wujudkan Perdamaian Dunia

Jakarta, Hari Santri 2018

Setelah melakukan penekenan nota kesepahaman dengan PBNU di sektor-sektor strategis, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik melaksanakan shalat Jumat di Masjid An-Nahdlah PBNU lantai dasar, Jumat (8/4). Usai sholat Jumat, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj yang menjadi khotib dan imam memperkenalkan Moazzam kepada para jamaah Jumat.

Dubes Inggris: NU dan Indonesia Miliki Peran Penting Wujudkan Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Dubes Inggris: NU dan Indonesia Miliki Peran Penting Wujudkan Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Dubes Inggris: NU dan Indonesia Miliki Peran Penting Wujudkan Perdamaian Dunia

Setelah diperkenalkan oleh Kiai Said, Moazzam memberikan pernyataannya kepada jamaah. Dia mengatakan, NU dan negara Indonesia mempunyai peran startegis untuk mewujudkan perdamaian dunia di tengah serangan radikalisme dan terorisme.

Dubes muslim pertama Inggris ini juga menjelaskan, kemitraan strategis dengan Nahdlatul Ulama ini diharapkan dapat mewujudkan perdamaian di antara banyak etnis di Inggris. NU bisa memberikan pemahaman-pemahaman Islam yang ramah dan toleran kepada seluruh warga Inggris, bahkan untuk perdamian dunia secara luas.

“Kita tunjukkan bahwa Islam adalah agama damai,” ujar Moazzam yang sudah bertugas selama 18 bulan sebagai Dubes Inggris untuk Indonesia.

Bidang strategis yang menjadi poin kerja sama di antaranya persoalan terorisme dan radikalisme, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.?

Hari Santri 2018

Dalam kesempatan shalat Jumat di Masjid An-Nahdlah PBNU tersebut, Moazzam didampingi oleh Ketua Umum dan Sekjen PBNU, Ketua PBNU Marsudi Syuhud, dan pengurus PBNU yang lainnya. Moazzam juga menerima kartu anggota NU, E-Kartanu dari PBNU sebagai warga istimewa Nahdlatul Ulama. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 Kajian Hari Santri 2018

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock