Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Habib. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

Peluncuran Harlah ke-10 NU Online Berlangsung Meriah

Jakarta, Hari Santri 2018. Peluncuran harlah ke-10 Hari Santri 2018 belangsung meriah di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta Pusat, Kamis (28/3) malam. 10 tahun Hari Santri 2018 diawali irama instrumental Selawat Badar dan Indonesia Raya oleh seniman violin berprestasi Sagaf Faozata Adzkiya.

Peluncuran 10 tahun Hari Santri 2018 diisi dengan penganugerahan Hadiah Asrul Sani (HAS) kepada lima orang yang telah mengabdikan dirinya bagi kepentingan umum sesuai dengan kategori yang ditentukan.

Peluncuran Harlah ke-10 NU Online Berlangsung Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Peluncuran Harlah ke-10 NU Online Berlangsung Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Peluncuran Harlah ke-10 NU Online Berlangsung Meriah

Dari penganugerahan Hadiah Asrul Sani, acara peluncuran dilanjutkan dengan pidato kebudayaan yang disampaikan oleh M Jadul Maula. Sedikitnya 200 orang memadati lokasi. Mereka terdiri dari pelbagai kalangan mulai dari penyair, pelukis, novelis, wartawan, dan politisi.

Dalam mendengarkan nama para peraih HAS, para hadirin dipandu oleh dua awak redaksi Hari Santri 2018 A Khoirul Anam dan Abdullah Alawi. Pembawaan jenaka keduanya kerap memancing gelak tawa seisi ruangan. Pembawa acara sendiri Hamzah Sahal memiliki pembawaan yang humoris.

Namun begitu, suasana lentur ini sudah menjadi watak warga NU sehingga membuat nyaman siapa pun yang bertandang di Gedung PBNU seperti diungkap sineas Slamet Rahardjo saat menerima HAS.

Hari Santri 2018

Mereka yang tampak hadir adalah Ketua PBNU Kiai Maksum Mahfudz, Wasekjen PBNU Abdul Mun‘im DZ, penyair Kiai Zawawi Imron, novelis Ahmad Tohari, sineas Slamet Rahardjo, aktor film Alex Komang, sejumlah politisi, serta pengurus banom dan lembaga NU.

Sementara awak redaksi Hari Santri 2018 dikejutkan dengan sumbangan kue Tar dari komunitas media sosial di twitter atas inisiatif sendiri. Dua batang lilin yang menyala tertancap kuat di tengah kue.

Hari Santri 2018

Rangkaian peringatan 10 tahun Hari Santri 2018 secara formal ditandai dengan tiupan lilin dan pemotongan kue oleh Ketua PBNU dan Wasekjen PBNU. Potongan kue itu diterima oleh dua redaktur senior Hari Santri 2018.

“10 Tahun Hari Santri 2018 patut dirayakan. Karena, Hari Santri 2018 sebagai media ormas tetap mempertahankan pakem jurnalistik. Dengan itu, Hari Santri 2018 dipercaya masyarakat. Bahkan pembacanya meningkat tajam di dua tahun terakhir” kata Pemred Hari Santri 2018 Syafi Ali Elha dalam sambutannya.

Di sela acara, Sagaf memainkan instrumen violinnya untuk tembang Ilir-Ilir dan sebuah karya komposer klasik Jerman Johann Sebastian Bach. Di tengah panggung, penampilan musik violinis muda itu membuat bisu para hadirin. Dalam pertunjukkan, ia hanya mengenakan busana lazim santri, sarung, kemeja batik, dan kopiah hitam.

Peringatan 10 tahun Hari Santri 2018 rencananya dirayakan selama empat bulan ke depan. Hari Santri 2018 pada kesempatan mendatang mempertunjukkan ratusan karya kiai di Indonesia, peluncuran radio streaming Hari Santri 2018, dan halaqah kebudayaan.

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Khutbah, Amalan, Habib Hari Santri 2018

Minggu, 21 Januari 2018

IPNU-IPPNU Kudus Gelar Manaqiban Jelang Pelatihan Fasilitator

Kudus, Hari Santri 2018. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) bersama Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kabupaten Kudus mengadakan selamatan dengan pembacaan manaqib menjelang Pelatihan Fasilitator (Latfas), Kamis (7/5) di Gedung MWCNU Mejobo Kudus, Jawa Tengah.

PC IPNU-IPPNU Kudus telah menyelesaikan beberapa program kerjanya.  Maka selain sebagai doa selamatan, manaqib ini juga sebagai agenda tasyakuran atas kesuksesan berbagai agenda yang telah terlaksana.

IPNU-IPPNU Kudus Gelar Manaqiban Jelang Pelatihan Fasilitator (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Kudus Gelar Manaqiban Jelang Pelatihan Fasilitator (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Kudus Gelar Manaqiban Jelang Pelatihan Fasilitator

“Sebagai ungkapan rasa syukur kita kepada Allah atas suksesnya seluruh agenda sedari kita pelantikan tanggal 9 November 2014 hingga hari ini,” ujar Joni Prabowo, Ketua Umum PC IPNU Kudus.

Hari Santri 2018

Usai pelantikan, IPNU-IPPNU Kudus lekas berkegiatan antara lain, pelatihan kepemimpinan bagi anggota Forum Komunikasi Antar Pimpinan Komisariat (Forkapik), Diklatama DKC CBP dan KPP, Lakmud dan Makesta pada tahun 2014 lalu.

Juga suksesi atas serangkaian kegiatan penyambutan hari lahir IPNU dan IPPNU, tim apresiasi seni 54, tim redaksi majalah Pilar 2015, tim Bimbingan Pasca Ujian Nasional (BPUN) kerjasama Yayasan Mata Air, manajemen pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA), dan usaha akomodasi atribut IPNU-IPPNU oleh tim perekonomian.

Hari Santri 2018

“Sementara besok pun kita sudah akan mulai agenda terdekat kita, yakni pagi jam delapan ada pembukaan Latfas di tempat ini juga, serta siangnya pembukaan BPUN di ponpes Zainal Husain. Ini acara kita bersama dan butuh dukungan dan bantuan,” papar Joni saat sambutan manaqib.

Pembacaan manaqib sore itu dipimpin oleh Dwi Saifullah, mantan Ketua IPNU Kudus periode sebelumnya. Acara diikuti oleh para pengurus harian, departemen, tim redaksi majalah Pilar, Forkapik, serta para tamu undangan. (Istahiyyah/Fathoni) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Habib, Nasional Hari Santri 2018

Sabtu, 13 Januari 2018

PBNU akan Serahkan Kertas Kerja Gus Dur ke ANRI

Jakarta, Hari Santri 2018. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menyerahkan kertas kerja organisasi selama 15 tahun periode kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) atau masa khidmah 1984 hingga 1999 ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

PBNU akan Serahkan Kertas Kerja Gus Dur ke ANRI (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU akan Serahkan Kertas Kerja Gus Dur ke ANRI (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU akan Serahkan Kertas Kerja Gus Dur ke ANRI

Saat ini kertas kerja itu telah tertata rapi di ruang perpustakaan di lantai 2 kantor PBNU.

Menurut Kepala Perpustakaan PBNU, H Satiiri Ahmad, penyerahan arsip PBNU yang selanjutnya disebut Kertas Kerja Gus Dur itu dilakukan setelah melalui tahap identifikasi awal oleh pihak ANRI.

Hari Santri 2018

“Selama sekitar lima bulanan sudah dilakukan proses akuisisi. Ada tim dari ANRI yang datang untuk melakukan identifikasi, misalnya apakah naskah ini asli atau foto copy,” katanya kepada NU Onine, Senin (19/12).

Hari Santri 2018

Kertas kerja Gus Dur akan diserahkan secara resmi kepada pusat arsip Indonesia itu sebelum pelaksanaan Muktamar ke-33 NU, awal Agustus 2015 mendatang.

Wakil Sekjen PBNU H Abdul Mun’im DZ mengatakan, kerjasama dengan ANRI kali ini adalah tahap kedua. Tahap pertama, tahun 1983 silam beberapa saat sebelum kantor PBNU direnovasi, KH Moenasir Ali (sekjen PBNU waktu itu) menyerahkan arsip dari kantor di jalan Kramat Raya Jakarta Pusat ke pihak ANRI.

Kerjasama dengan pihak ANRI diteruskan oleh Gus Dur pada 1985. Arsip yang diserahkan oleh KH Moenasir Ali itu adalah kertas kerja PBNU selama periode 1952 hingga 1982. Secara berkala PBNU meninjau proses pengelolaan arsip NU di gedung pusat ANRI Jalan Ampera, Jakarta Selatan.

Saat ini arsip PBNU yang telah diserahkan ANRI untuk tahap pertama sudah selesai dikatalogisasi. Pihak ANRI sudah melakukan tematisasi, dan memberikan catatan-tatatan serta deskripsi untuk membantu pembaca dalam memahami konteks sejarah pada saat arsip itu dibuat.

Pada 20 November 2014 lalu, ANRI bekerja sama dengan PBNU menggelar kegiatan Ekspose Inventaris Arsip NU 1952-1982. Kegiatan dibuka langsung oleh Deputi Bidang Konservasi M. Taufik yang diikuti dengan dialog seputar kebijakan pengolahan arsip NU di ANRI dan peta arsip NU. Dari PBNU waktu itu diwakili oleh Wakil Sekje Abdul Mun’im DZ dan Kepala Perpustakaan Satiri Ahmad.

Arsip NU di ANRI berisi bermacam-macam dokumen surat-menyurat, hasil muktamar, pertemuan alim-ulama, sidang pleno, administrasi keanggotaan, hingga catatan keuangan, kepengurusan, dan badan otonom dan lembaga NU.

Arsip yang dipindahkan dari kantor PBNU pada masa khidmah 1952 hingga 1982 ke gedung ANRI juga memuat informasi mengenai amal usaha dan peran NU terkait pendidikan, ekonomi, politik, sosial, ketenagakerjaan, keamanan, pertahanan, dan hubungan luar negeri baik pada masa penjajahan Belanda, Jepang, revolusi hingga masa kemerdekaan RI.

“Arsip ini merupakan etalase NU. Melalui kerja sama dengan ANRI, diharapkan publik akan melihat NU secara positif,” kata Mun’im DZ. (A. Khoirul Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Habib Hari Santri 2018

Gus Yahya Baca Skema Politik Saudi atas Ketegangannya dengan Iran

Jakarta, Hari Santri 2018. Katib ‘Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf memandang ketegangan Saudi-Iran sengaja diciptakan oleh pihak Saudi. Gus Yahya menganggap Saudi membutuhkan situasi tegang sebagai pintu masuk untuk merekatkan kembali negara-negara sekutunya yang kini dirasa mengendur di tengah konflik panjang Timur Tengah.

Gus Yahya Baca Skema Politik Saudi atas Ketegangannya dengan Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Yahya Baca Skema Politik Saudi atas Ketegangannya dengan Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Yahya Baca Skema Politik Saudi atas Ketegangannya dengan Iran

“Saya menduga, Saudi memang sengaja memicu dan membangun skenario konflik ini. Masuknya Rusia dan Cina ke dalam pertarungan militer seputar Syiria telah mengubah peta secara dramatis sampai-sampai kepemimpinan dan arahan Saudi mulai diragukan oleh sekutu-sekutunya sendiri,” kata Gus Yahya dalam akun fesbuknya, Kamis (7/1).

Ia melihat barisan sekutu Saudi yang mengendur. Saudi tidak ingin kepercayaan sekutunya semakin memudar dan bergerak ke arah yang lebih parah. Makanya Saudi membutuhkan momentum untuk rekonsolidasi.

Hari Santri 2018

Dengan konflik belakangan ini dengan Iran, Saudi mencoba menggalang kebersamaan dari sekutunya. Lewat isu Suni-Syiah, Saudi menarik garis pemisah antara sekutu dan pesaingnya. Karenanya Saudi mencari jalan untuk bersitegang dengan Iran, kata Gus Yahya.

Hari Santri 2018

Konflik kedua negara bertetangga ini awalnya dipicu oleh eksekusi Al-Nimri yang disusul demonstrasi sampai lempar bom molotov ke gedung kedutaan Saudi.

Spekulasi Gus Yahya ini cukup beralasan. Menurutnya, Al-Nimri sudah bertahun-tahun mengumbar agitasi keras terhadap penguasa Saudi. Kalau mau, Saudi bisa dan punya alasan untuk memancungnya sejak dahulu.

“Kenapa sekarang? Apakah lemparan bom molotov sudah cukup jadi alasan pemutusan hubungan? Sepele amat? Kalau jadian betul perang Saudi-Iran, kekacauan di kawasan itu memang akan gila benaran,” tandas Gus Yahya. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kajian Sunnah, Anti Hoax, Habib Hari Santri 2018

Jumat, 22 Desember 2017

Kongres IPNU-IPPNU: Di Dalam Tegang, Di Luar Senang

Boyolali, Hari Santri 2018. Pada malam ketiga pelaksanaan Kongres XVIII IPNU dan Kongres XVII IPPNU, Ahad (6/12)? malam, para peserta? telah memasuki? agenda persidangan komisi. Peserta dibagi menjadi empat komisi yakni komisi A (Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga), komisi B (Garis-gairs Besar Perjuangan Pengembangan) , Komisi C (Prinsip Perjuangan) dan Komisi D (Rekomendasi).

Kongres IPNU-IPPNU: Di Dalam Tegang, Di Luar Senang (Sumber Gambar : Nu Online)
Kongres IPNU-IPPNU: Di Dalam Tegang, Di Luar Senang (Sumber Gambar : Nu Online)

Kongres IPNU-IPPNU: Di Dalam Tegang, Di Luar Senang

Dari keempat komisi tersebut, persidangan yang paling menghabiskan pikiran ada di komisi A yang membahas rancangan PD/PRT.? Peserta saling interupsi dan beradu argumentasi? mempertahankan gagasan-usulannya. Saking alotnya pembahasan, sidang komisi ini berakhir hingga Senin dini hari tadi.

Bila suasana di dalam ruangan terlihat tegang, tidak demikian di luar ruangan.? Seperti Ahad? malam itu, para pelajar yang turut memeriahkan kongres asyik menikmati penampilan musik beraroma anak muda di panggung apresiasi. Malam itu, grup musik IPNU Band (Purworejo) tampil menghibur dengan musik-musik yang sesuai selera peserta kongres. Ia juga bisa mengiringi peserta yang ingin bernyanyi sesuai lagu yang dibawakan.

Hari Santri 2018

?

"Mari kita luapkan kegembiraan di arena kongres malam ini.? Yang di dalam tegang, yang di luar kita senang-senang," ucap salah seorang host panggung Ahad malam.

Hari Santri 2018

?

Panggung apresiasi yang disediakan panitia ternyata mampu mencairkan suasana kongres. Saat sidang lagi diskors, para peserta pun larut bergabung di panggung sambil bernyanyi seakan ingin menghilangkan kepenatan.

Panitia daerah Ahmad Noufa Khairul Faizin mengatakan panggung apresiasi sengaja disiapkan guna memberi ruang berekpresi bagi kader-kader IPNU-IPPNU. Mereka bisa menampilkan kreativitas bersama musik host yang ditampilkan.

?

"Selama kongres kami menampilkan hiburan musik di sini. Mulai sore hingga malam 1-3? grup musik? menghibur teman-teman peserta kongres di panggung apresiasi," ujarnya pada Hari Santri 2018.

?

Peserta asal Pati Maksum mengaku senang atas penampilan IPNU Band yang menghibur . Terlebih lagi, banyak kader-kader IPNU-IPPNU dari seluruh Indonesia yang kreatif bernyanyi di atas panggung.

?

"Salut deh ama panitia, kita tidak hanya terbebani pembahasan-pembahasan materi sidang, tetapi juga bisa terhibur," katanya singkat. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Aswaja, Habib, Internasional Hari Santri 2018

Senin, 18 Desember 2017

Esensi Agama Adalah Memanusiakan Manusia

Jakarta, Hari Santri 2018. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyatakan, agama tak sekedar hubungan vertikal antara makhluk dan khalik-Nya. Lebih dari itu, agama mengandung nilai dan ajaran tentang hubungan horizontal antar sesama makhluk.

“Nilai-nilai agama harus dibumikan. Karena pada hakikatnya, esensi agama adalah memanusiakan manusia. Nilai agama juga mengajarkan untuk respek dan menghormati perempuan, dalam kondisi apa pun dan di mana pun,” terang Menag saat menjadi salah satu pembicara dalam Workshop pada Malam Solidaritas Untuk Korban Kekerasan Seksual, di Tugu Proklamasi, Jum’at (13/05) malam seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.

Esensi Agama Adalah Memanusiakan Manusia (Sumber Gambar : Nu Online)
Esensi Agama Adalah Memanusiakan Manusia (Sumber Gambar : Nu Online)

Esensi Agama Adalah Memanusiakan Manusia

Selain Menag, acara yang dipandu oleh Pimred Kompas TV, Rosianna Sillalahi tersebut, menghadirkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anis Baswedan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Kaukus Perempuan dan DPR RI Eva Sundari, Komnas Perempuan Yuni Yuniarti dan Humas Kadiv Polri, Boy Rafly Amar. 

Menurut Menag, mempunyai kesadaran tinggi untuk melindungi anak-anak  pada hakikatnya juga ajaran agama. Dalam konteks jurnalisme, lanjut Menag, hal ini misalnya bisa dilakukan dengan  mengedepankan jurnalisme empatik, bagaimana  teman-teman wartawan lebih berpihak pada korban, bukan mengeksploitasi korban.

Hari Santri 2018

Menag melihat, permasalahan kekerasan pada perempuan, khususnya anak, sangat kompleks dan pemahaman agama yang baik bisa menjadi solusi. Menurutnya, pemahaman tentang nilai-nilai agama, bisa menjadi salah satu kontribusi untuk meminimalisir kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. 

“Pendidikan agama memiliki signifikansi makna dalam ikut mengatasi problematika sosial, yaitu ketika agama mampu diterjemahkan untuk permasalahan sosial. Inilah salah satu tantangan bagi kita, bagaimana setiap kita lebih mampu memaknai agama pada posisi sosialnya, pada nilai-nilai agama yang bisa dimanfaatkan,” tutur Menag.

Menag jujur, merasa dalam kondisi geram dan marah atas kekerasan seksual pada perempuan dan anak akhir-akhir ini. Meski demikian, Menag mengajak untuk tidak terus terjebak pada suasa geram. Lebih dari itu, yang diperlukan ke depan adalah  mencari solusi bersama. 

“Kita harus mencari solusi bagaimana korban yang telah trauma, dicarikan solusi dan jalan keluar. Selain juga pencegahan yang masif,” imbuh Menag.

Hari Santri 2018

Dalam kesempatan tersebut, beberapa pembicara menjelaskan tentang korban kekerasan seksual dengan berbagai perspektif, baik dari sisi pendidikan umum, hukum dan lain sebagainya yang dipandu dengan sangat menarik oleh Rossi selaku moderator.

Setelah talkshow, para pengunjung berdiri sambil menyalakan lilin, sebagai bentuk kebangkitan dan perlawanan terhadap kekerasan seksual terharap perempuan dan anak. Dalam kesempatan tersebut dibacakan pula puisi “Nyala Untuk Yuyun” karangan Lukman Hakim Saifuddin oleh Saras Dewi. Red Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Humor Islam, Habib Hari Santri 2018

Awal Ramadhan pada 9 atau 10 Juli 2013

Surabaya, Hari Santri 2018. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur (PWNU Jatim) memprediksi awal Ramadhan 1434 Hijriah akan jatuh pada 9 atau 10 Juli 2013, namun NU tetap melakukan rukyatul hilal atau melihat hilal/bulan sabit secara kasat mata.

"Prediksi tanggal 9 Juli atau 10 Juli itu merujuk pada empat kitab dan satu rumus modern yang digunakan ahli hisab di lingkungan NU, namun kami tetap melakukan rukyatul hilal," kata koordinator Tim Rukyatul Hilal PWNU Jatim, HM Sholeh Hayat, di Surabaya, Ahad.

Awal Ramadhan pada 9 atau 10 Juli 2013 (Sumber Gambar : Nu Online)
Awal Ramadhan pada 9 atau 10 Juli 2013 (Sumber Gambar : Nu Online)

Awal Ramadhan pada 9 atau 10 Juli 2013

Menurut dia, waktu ijtimak yang merupakan konjungsi (pertemuan secara astronomis antara rembulan dengan matahari) terjadi pada hari Senin Pon tanggal 8 Juli sekira pukul 14.10 WIB - 14.17 WIB.

Hari Santri 2018

"Namun, kitab Sullamun Nayyiren menyebut ijtimak terjadi pada 12.07 WIB, dengan demikian irtifak hilalnya setinggi 02,45 derajat, sedangkan tiga kitab menyebut irtifak masih di bawah ufuk antara 0,16 hingga 0,31 derajat," katanya.

Hari Santri 2018

Ketiga kitab, yakni Nurul Anwar, Irshodul Jadid dan Irshodul Murid menyebut irtifak ketinggian hilal masih di bawah ufuk antara 0,16-0,31 derajat, sedangkan rumus kontemporer Ephemeris menghitung irtifak hilal juga masih minus 0,32 derajat.

"Jadi, kitab Sullamun Nayyiren dan Irshodul Jadid menyimpulkan 1 Ramadhan pada hari Selasa tanggal 9 Juli, sedang dua kitab dan satu rumus modern menyimpulkan 1 Ramadhan jatuh pada hari Rabu 10 Juli," katanya.

Menyikapi hal itu, PWNU Jatim menunggu hasil rapat Badan Hisab dan Rukyat Provinsi Jatim, hasil Rukyatul Hilal pada 8 Juli 2013, dan hasil Isbat Menteri Agama pada hari yang sama.

"Kita tunggu, apakah bulan Syaban diistikmalkan, disempurnakan 30 hari, atau hilal mungkin dirukyat," katanya.

Sementara itu, Muhammadiyah memastikan awal Ramadhan 1434 Hijriah jatuh pada Selasa Wage atau 9 Juli 2013 Masehi, berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, dan hasil musyawarah Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

"Pimpinan Pusat Muhammadiyah sudah menyepakatinya melalui ketentuan yang telah ditetapkan. Awal Ramadhan pada 9 Juli 2013," ujar Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Nadjib Hamid.

Penetapan yang ditandatangani oleh Ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin dan Sekretaris umum PP Mummadiyah Danarto, seperti tertuang dalam Maklumat No.04/MLM/I.0/E/2013 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadhan, Syawal dan Dzulhijjah 1434 H tertanggal 23 Mei 2013.

"Tahun ini, awal Ramadhan berpotensi terjadi perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan, karena diperkirakan ketinggian hilal kurang dari satu derajat, namun diperkirakan Hari Raya Idul Fitri bersamaan. Meski berpotensi tidak sama di awal puasa, namun tidak perlu ada perdebatan," katanya menambahkan. 

Redaktur: Mukafi Niam

Sumber  : Antara

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Habib, AlaSantri, Nahdlatul Hari Santri 2018

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock