Tampilkan postingan dengan label Nahdlatul. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nahdlatul. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Februari 2018

Lomba Mewarnai dan Berbagi Alat Tulis di Surakarta Meriahkan Harlah PMII

Solo, Hari Santri 2018 - Momentum Hari Lahir (Harlah) Ke-56 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dirayakan oleh para kader PMII Kentingan UNS Surakarta. Mereka mengadakan kegiatan bakti sosial (baksos) dan lomba mewarnai di Taman Cerdas Jebres, Surakarta, Ahad (17/4).

“Sumbangan berupa alat tulis, iqro’, dan buku panduan shalat. Kita serahkan bantuan kepada anak-anak di lingkungan sekitar kampus,” terang Ketua PMII Kentingan Tsaniananda.

Lomba Mewarnai dan Berbagi Alat Tulis di Surakarta Meriahkan Harlah PMII (Sumber Gambar : Nu Online)
Lomba Mewarnai dan Berbagi Alat Tulis di Surakarta Meriahkan Harlah PMII (Sumber Gambar : Nu Online)

Lomba Mewarnai dan Berbagi Alat Tulis di Surakarta Meriahkan Harlah PMII

Ninda menambahkan, aksi sosial ini merupakan media untuk lebih mendekatkan diri PMII dengan masyarakat khususnya anak-anak yang kelak menjadi generasi penerus bangsa.

“Kita rasakan keresahan di kampus. Salah satunya semakin kentaranya pendewasaan dini pada anak-anak. Kami di PMII ingin merespon hal tersebut,” ujarnya.

Hari Santri 2018

Dalam momen harlah ini PMII Kentingan juga mengadakan acara lomba mewarnai, khataman Al-Qur’an, outbond, dan refleksi.

Hari Santri 2018

Ia berharap ke depan PMII menjadi lebih berjaya. “Harapan kami untuk PMII di momentum Harlah ke-56 ini semoga bisa menambah peran dan memperkuat semangat juang PMII yang telah dirintis para pendahulu,” ucap Vika, salah satu aktivis PMII Kentingan. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Nahdlatul, Pemurnian Aqidah, Santri Hari Santri 2018

Jumat, 02 Februari 2018

IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah

Jepara, Hari Santri 2018. Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Bilmbingrejo, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menerbitkan buletin bernama An-Nariyah baru-baru ini.

Buletin kebanggaan pelajar Blimbingrejo ini hadir untuk menjawab berbagai persoalan yang dihadapi para pelajar maupun masyarakat secara umum, utamanya terkait dengan hukum Islam, seperti soal hukum dan dampak nikah di usia muda.

IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Blimbingrejo Terbitkan Buletin An-Nariyah

"Untuk mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi pelajar NU di sekitar Desa Blimbingrejo yang selama ini kurang begitu faham betul mengenai hukum Islam" ujar Pemimpin Redaksi Buletin An-Nariyah Muhamad Ridho Maulana, Ahad (16/3).

Hari Santri 2018

Ridho menjelaskan, media tersebut juga menyajikan beberapa materi pembahasan, seperti fiqih, ushul fiqih, dan tasawuf. “Lebih spesifik problem-problem yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Dikaji dari pandangan fiqih dan metode usul fiqih," kata santri lulusan Pesantren Salafiyyah Safiiyyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur ini.

Menurutnya, ini juga merupakan langkah responsif terhadap isu-isu yang berkembang saat ini tentang berbagai persoalan hukum Islam. Ridho berharap kehadiran buletin ini membuat para pelajar NU semakin cinta terhadap ilmu agama dan bersemangat dalam berorganisasi IPNU-IPPNU. (Yusrul Wafa/Mahbib)

Hari Santri 2018

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kiai, Humor Islam, Nahdlatul Hari Santri 2018

Jumat, 26 Januari 2018

Saran dan Rekomendasi Mendikbud untuk Rakernas IPPNU

Jakarta, Hari Santri 2018. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan saran dan rekomendasi untuk IPPNU yang sedang melaksanakan Rakernas.?

Saran dan Rekomendasi Mendikbud untuk Rakernas IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Saran dan Rekomendasi Mendikbud untuk Rakernas IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Saran dan Rekomendasi Mendikbud untuk Rakernas IPPNU

Hal ini dia sampaikan lewat Staf Ahli mendikbud Hari Budiman ketika memberika sambutan di pembukaan Rakernas IPPNU, Jumat (23/12) di Pondok Pesantren Al-Tsaqofah Ciganjur Jakarta Selatan.?

“Untuk Rakernas IPPNU ini, saya berharap mampu menghasilkan, pertama, agar rakernas ippnu mampu menghasilkan gagasan dan pemikiran-pemikiran bernas sebagai sumbangsih terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta khususnya upaya-upaya perjuangan perdamaian terhadap perempuan,” ujarnya.

Kedua, IPPNU mampu meningkatkan konsolidasi internal dan melakukan mepitalisasi organisasi menuju organisasi pembelajaran yang modern yang sesuai dengan visi kebangsaan NKRI yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa yang beragam.

Ketiga, membekali seluruh pengurus dan Anggota organisasi dengan keterampilan abad ke-21 yaitu insan yang mampu berpikir kritis, kreatif, memiliki kemampuan komuniksi yang baik dan mampu membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan bangsa.

Hari Santri 2018

Keempat, seluruh aktivitas ippnu agar berlandaskan nilai-nilai utama dalam gerakan nasional Revolusi mental yaitu integritas,kerja keras dan gotong royong, untuk tampil ke depan mendukung terwujudnya gerakan Indonesia melayani, gerakan Indonesia bersih, gerakan Indonesia tertib, gerakan Indonesia mandiri dan gerakan Indonesia bersatu.

“Kelima, IPPNU sangat diharapkan mampu mengisi kepemimpinan bangsa di masa depan. Dan khusunya memperkuat peran perembuan sebagai ibu bangsa dan melahirkan generasi emas di tahun 2045 mendatang,” tandas Hari Budiman. (Anty Husnawati/Fathoni)

Hari Santri 2018

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Nahdlatul, AlaSantri, Pondok Pesantren Hari Santri 2018

Jumat, 19 Januari 2018

Gandeng Harian Kompas, IPNU Siap Cetak Jurnalis Andal

Jakarta, Hari Santri 2018. Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) menggandeng Harian Kompas dalam menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) jurnalistik dalam rangkah Harlah ke-63 IPNU.

Kegiatan yang diikuti 63 peserta dari berbagai daerah itu akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan di Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Kedoya, Jakarta Barat, Jumat-Ahad (17-19/2).

Gandeng Harian Kompas, IPNU Siap Cetak Jurnalis Andal (Sumber Gambar : Nu Online)
Gandeng Harian Kompas, IPNU Siap Cetak Jurnalis Andal (Sumber Gambar : Nu Online)

Gandeng Harian Kompas, IPNU Siap Cetak Jurnalis Andal

Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan, Jurnalis harus berpengetahuan luas, karena merangkai kata harus memiliki pengetahuan.? Dia juga menuturkan, bahwa tulisan bermakna dapat mengu?bah sikap seseorang.

"Menghasilkan sebuah makna penting untuk mengubah perilaku masyarakat," katanya saat menyampaikan keynote speech, Jumat (17/2).

Di tempat yang sama, Ketua Umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid mengatakan, peserta yang hadir dalam diklat jurnalistik ?cukup berwarna. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap agar mereka dapat berperan di daerahnya masing-masing menjadi jurnalis andal yang menjunjung kaidah dan etika jurnalistik.

Hari Santri 2018

"Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir jurnalis andal yang m?enjunjung tinggi kaidah dan etika jurnalistik," ujarnya.

Sementara itu, Redaktur Pelaksana Harian Kompas Muhamad Subakir dalam sambutannya mengatakan, konsentrasi ditentukan pada dunia modern. Harian Kompas berbagi kepada masyarakat dengan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Kompas juga mengedukasi masyarakat dengan memuat berita pilihan yang mendidik masyarakat.

Acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komisioner KPI Pusat Ubaidillah Sadewa, Katib Syuriyah PBNU KH Mujib Qulyubi, dan Ketua Umum PP IPNU Asep Irfan Mujahid. (Syakirnf/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 Nahdlatul Hari Santri 2018

Selasa, 16 Januari 2018

NU Binong Peringati Harlah ke-88 NU dengan Nobar Sang Kiai

Tangerang, Hari Santri 2018. Dalam rangka menyambut hari lahir NU yang ke-88, Pengurus Ranting NU Kelurahan Binong Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang menyelenggarakan nonton bareng film Sang Kiai di aula Kelurahan Binong pada Sabtu, (1/2) pukul 20.00 wib.

“Pemutaran film ini dipilih karena menjadi sarana dakwah yang strategis dan inovatif dalam  mengenalkan lebih dekat dan meneladani perjuangan para ulama dan santri NU, khususnya di masa revolusi,” kata Mukhlisin, Sekretaris NU Binong kepada Hari Santri 2018 melalui pers rilis Ahad (2/2).

NU Binong Peringati Harlah ke-88 NU dengan Nobar Sang Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Binong Peringati Harlah ke-88 NU dengan Nobar Sang Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Binong Peringati Harlah ke-88 NU dengan Nobar Sang Kiai

Sebelum pemutaran film Sang Kiai, acara diawali dengan tahlil bersama untuk mendoakan dan menghormati atas wafatnya Rois Syuriyah PBNU dan Ketua MUI Pusat DR KHM. A. Sahal Mahfudz yang dipimpin oleh ustad Ramdhani Alhafidz.

Hari Santri 2018

Usai pemutaran film tersebut, pengurus Ranting NU Binong langsung mendapat permintaan untuk melakukan pemutaran film yang sama di salah satu masjid di kelurahan Binong.

Hari Santri 2018

“Kami sangat menyambut dan siap merealisasikan permintaan tersebut bahkan tanpa diminta juga kami sudah merencakan akan melakukan pemutaran film itu di beberapa pesantren di wilayah Curug ,” kata Mukhlisin.

Hal itu, menurut dia, untuk mengenalkan dan menularkan semangat juang santri dalam membela bangsa dan agama. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Nahdlatul Hari Santri 2018

Sabtu, 13 Januari 2018

Santri di Perbatasan Timor Raih Piala Turnamen Tenis Meja

Belu, Hari Santri 2018. Santri Pondok Pesentren Al-Muhajirin Belu berhasil meraih Juara Umum dalam Turnamen Tenis Meja yang digelar oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Kabupaten Belu Nusa Tenggara Tomur (NTT) pada Tanggal 11-14 Desember 2017.

Santri di Perbatasan Timor Raih Piala Turnamen Tenis Meja (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri di Perbatasan Timor Raih Piala Turnamen Tenis Meja (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri di Perbatasan Timor Raih Piala Turnamen Tenis Meja

Kepala SMP Al-Muhajirin H Muhammad Sadikin mengatakan prestasi tersebut diperoleh saat laga pertandingan yang berlangsung di Gor La Bone Kabupaten Belu. 

"Dua orang putri yang meraih piala yakni Maimuna Usman Lemba dan Aviana Emiliana Nona. Mereka bertarung dan bisa meraih piala (dalam pertandingan) selama dua hari," katanya kepada Hari Santri 2018, Sabtu (16/12)

Hari Santri 2018

Menurutnya pada pertandingan tersebut, kedua siswa berusaha tampil dengan usaha semaksimal mungkin.

Pesantren milik KH Kamali, Rais Syuriah PCNU Kabupaten Belu ini, merupakan satu-satunya pesantren di wilayah perbatasan Pulau Timor. 

Hari Santri 2018

Dispora Belu melalui Rene, memberikan motivasi kepada anak didik di pesantren tersebut agar kedepan lebih meraih prestasi lebih baik. (Ajhar Jowe/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Pertandingan, Tokoh, Nahdlatul Hari Santri 2018

Selasa, 09 Januari 2018

Inilah Permintaan Rasulullah SAW dalam Doa Qunutnya

Rasulullah SAW tidak meninggalkan doa Qunut pada shalat Subuh dan shalat Witir pada paruh kedua Ramadhan. Dalam doa Qunut, Rasulullah SAW memohon petunjuk, ampunan, dan keselamatan kepada Allah SWT. Berikut ini doa Qunut yang dibaca Rasulullah SAW.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Inilah Permintaan Rasulullah SAW dalam Doa Qunutnya (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Permintaan Rasulullah SAW dalam Doa Qunutnya (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Permintaan Rasulullah SAW dalam Doa Qunutnya

Allâhummahdinî fîman hadait, wa ‘âfinî fîman ‘âfait, wa tawallanî fîman tawallait, wa bârik lî fîmâ a‘thait, wa qinî syarramâ qadhait. Fa innaka taqdhî wa lâ yuqdhâ ‘alaik, wa innahû lâ yadzillu man wâlait, wa lâ ya‘izzu man ‘âdait. Tabârakta rabbanâ wa ta‘âlait. Fa lakal hamdu ‘alâmâ qadhait. Astaghfiruka wa atûbu ilaik.

Hari Santri 2018

Artinya, “Ya Allah, kumpulkan aku bersama orang-orang yang menerima petunjuk-Mu, selamatkan diriku ke dalam kelompok orang yang Kau lindungi dari bala dunia dan akhirat, sertakan daku bersama mereka yang Kau pelihara dari dosa, turunkan berkah-Mu untukku dalam semua anugerah-Mu, jauhkan diriku dari dampak buruk yang Kau gariskan. Karena sungguh Engkau yang memutuskan, bukan menerima putusan. Sungguh tiada hina orang yang Kaubimbing. Dan tiada mulia orang yang Kaumusuhi.

Hai Tuhan kami, Engkau Maha Suci dan Maha Tinggi. Segala puji bagi-Mu atas segala putusan-Mu. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu.”

Hari Santri 2018

Doa Qunut Rasulullah SAW ini dikutip oleh Syekh M Nawawi Banten dalam karyanya Marâqil ‘Ubûdiyah fi Syarhi Bidayatil Hidayah. Ia menganjurkan orang yang shalat Subuh mengakhiri doa Qunutnya dengan shalawat untuk Rasulullah SAW.

Sebenarnya doa Qunut itu bisa berbentuk istighfar dan pujian kepada Allah SWT. Itu sudah cukup. Tetapi doa Qunut yang utama adalah lafal doa Qunut Rasulullah SAW di atas. Demikian disebutkan Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr-nya seperti dilansir Syekh M Nawawi Banten. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Nahdlatul Hari Santri 2018

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock