Tampilkan postingan dengan label Meme Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Meme Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Februari 2018

Pemkab Ajak GP Ansor Jaga Perdamaian di Kabupaten Sikka

Jakarta, Hari Santri 2018. Wakil Bupati Sikka Drs Nong Susar meminta GP Ansor dan seluruh pemuda Banser ? kabupaten Sikka untuk menjaga suasana kedamian di Sikka. Dengan perdamaian, pemkab setempat bersama GP Ansor membangun kemajuan daerah setempat.?

Pemkab Ajak GP Ansor Jaga Perdamaian di Kabupaten Sikka (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemkab Ajak GP Ansor Jaga Perdamaian di Kabupaten Sikka (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemkab Ajak GP Ansor Jaga Perdamaian di Kabupaten Sikka

Demikian dinyatakan Nong Susar dalam sambutan pembukaan PKD GP Ansor Sikka yang berlangsung di Gedung FKUB Sikka, Senin (28/9) malam.

“GP Ansor secara nasional telah lama dekat di hati masyarakat Indonesia sebagai pemuda terdepan yang membela keberagamaan. Mereka dikenal menyelesaikan masalah yang dihadapi kaum minoritas di Indonesia.”

Hari Santri 2018

Keberagamaan, kata Nong Susar, tidak merupakan malapetaka melainkan kekuatan. Karena kita berjuang bukan demi perbedaan melainkan demi kemanusiaan.

Ia bercerita, Presiden Ke-4 RI KH Abdurahman Wahid memiliki pikiran yang sangat cerdas melampui sekat agama di Indonesia.

Hari Santri 2018

"Gusdur sebelum dan setelah jadi presiden, pernah melakukan kunjungan di Ledalero. Melakukan dialog agama dan dialog karya. Gusdur memiliki sesuatu yang tidak bisa dijangkau oleh kita-kita, memunyai pikiran melampaui sekat agama, suku, dan ras," kata Susar.

Pelatihan ini dihadiri istruktur dari PP GP Ansor Masud Saleh, H Aunullah, dan PW GP Ansor NTT Ajhar Jowe.

Masud Saleh mengatakan, “Dalam sebuah kehidupan manusia banyak ditemukan berbagai warga dan perbedaan. Jika kita memhami perbedaan maka kita aman dan damai selalu di bumi milik kita sendiri.”

Sementara Ajhar Jowe mengatakan, pelaksanaan PKD perdana bagi pengurus GP Ansor Sikka akan membawa perubahan cabang Ansor dari masa-masa sebelumnya. Penguatan kapasitas organisasi melalui proses pelatihan perdana ini, akan menjadi gambaran terbaru untuk Ansor Sikka ke depan. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Meme Islam Hari Santri 2018

Selasa, 13 Februari 2018

Perkuat Gerakan, GP Ansor Jatipandak Bikin Pertemuan Sekali Sepekan

Jakarta, Hari Santri 2018. Pengurus GP Ansor Jatipandak kecamatan Sambeng kabupaten Lamongan menggelar forum tahlil dan Yasinan setiap malam Selasa. Selain menghidupkan tradisi ke-NUan, mereka memanfaatkan forum ini sebagai penguatan kepengurusan organisasi.

Perkuat Gerakan, GP Ansor Jatipandak Bikin Pertemuan Sekali Sepekan (Sumber Gambar : Nu Online)
Perkuat Gerakan, GP Ansor Jatipandak Bikin Pertemuan Sekali Sepekan (Sumber Gambar : Nu Online)

Perkuat Gerakan, GP Ansor Jatipandak Bikin Pertemuan Sekali Sepekan

Pembacaan Yasin dipimpin langsung mantan Sekretaris IPNU Jatipandak Munif Asyari di sekretariat GP Ansor Jatipandak yang bertempat di kediaman Abdurrohhim, Senin (2/3). Pertemuan rutin sekali sepekan ini dihadiri sedikitnya 73 anggota Ansor.

Menurut Munif, kegiatan rutin sekali sepekan ini diadakan berkeliling dari rumah satu sahabat Ansor ke rumah sahabat Ansor lainnya.

Hari Santri 2018

“Lepas Yasinan dan tahlil, kita lalu membahas persiapan agenda sosial Ansor yang bertema ‘GP Ansor peduli lingkungan dan menggelar bakti sosial’,” ujar Munif.

Hari Santri 2018

Selain bakti sosial, GP Ansor Jatipandak siap mendelegasikan Banser untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan Banser GP Ansor Sambeng, kata Ketua GP Ansor Jatipandak Kholison.

“Mereka dilatih untuk nantinya dikirim pada pengamanan Muktamar Ke-33 NU mendatang di Jombang,” ujar Kholison. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 AlaSantri, Meme Islam Hari Santri 2018

Senin, 12 Februari 2018

Terbentuk Forum Syuriyah untuk Bertemu Kiai Sepuh

Jombang,Hari Santri 2018. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menginformasikan terbentuknya Forum Syuriyah PCNU, PWNU, dan PBNU. Forum tersebut nantinya akan bertemu dengan para kiai sepuh. Ia menyampaikan hal itu di Media Center Muktmar Ke-33 NU, Jombang, (3/8).

Forum Rais Syuriyah, kata Kiai Said, diharapkan dapat mengambil keputusan yang menyejukan semua, menjadikan muktamar damai dan tenteram, berhasil dan bermartabat dengan akhlakul karimah, santun, mulia seperti muktamar-muktamar lalu.

Terbentuk Forum Syuriyah untuk Bertemu Kiai Sepuh (Sumber Gambar : Nu Online)
Terbentuk Forum Syuriyah untuk Bertemu Kiai Sepuh (Sumber Gambar : Nu Online)

Terbentuk Forum Syuriyah untuk Bertemu Kiai Sepuh

Forum tersebut, menurut dia, terbentuk setelah terjadinya hal yang mengagetkan pada muktamar kali ini. “Itu Mengagetkan kita semua. Muktamar NU terjadi kegaduhan. Tak bisa dimaklumi,” katanya.

Hari Santri 2018

Tapi, lanjut dia, sampai saat ini ia belum bisa menyebutkan kapan dan dimana waktunya Forum Syuriyah itu bertemu. Dan apa yang dibicarakan para kiai itu adalah hak dan otoritas para kiai.

Hari Santri 2018

“Terima kasih kepada KH Mustofa Bisri, Gus Mus, yang menyampaikan pengarahan pada pleno tata tertib tadi. Tata tertib itulah yang akan dipakai selama muktamar,” katanya didampingi Ketua OC Muktamar ke-33 NU H Imam Aziz.

Dengan selesainya tata tertib, Kiai Said melihat sendiri bahwa para Rais Syuriyah PCNU banyak menangis gembira. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Meme Islam, Jadwal Kajian Hari Santri 2018

Selasa, 06 Februari 2018

NU Jateng Gerakkan Kembali Lailatul Ijtima

Semarang, Hari Santri 2018. Pengurus NU Jateng memulai kembali tradisi lailatul ijtima’ setelah dua bulan vakum karena Ramadhan, Rabu (10/9). Malam penuh berkah ini yang dihadiri pengurus dan warga NU ini, diawali dengan pembacaan Maulid Diba’ yang dipandu H M Arja Amroni.

NU Jateng Gerakkan Kembali Lailatul Ijtima (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Jateng Gerakkan Kembali Lailatul Ijtima (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Jateng Gerakkan Kembali Lailatul Ijtima

Ketua PWNU Jateng Abu Hafsin Umar menuturkan, pelaksanaan lailatul ijtima ini menandai mulainya kegiatan rutin bulanan NU Jateng. Pelaksanaan lailatul ijtima ke depan, Abu Hafsin menambahkan, tidak akan dikaitkan dengan acara-acara di luar NU Jateng. Sehingga, pelaksanaannya tidak diundur-undur oleh sesuatu hal.

Perihal gerakan ektrem transnasional yang mengatasnamakan agama, Abu Hafsin menyatakan kegelisahannya. Ia mengimbau warga NU untuk mengamati gerakan keagamaan yang tidak sesuai dengan budaya Aswaja NU.

Hari Santri 2018

“Kita perlu mewaspadai gerakan yang seperti ini. Pasalnya, mereka juga tidak akan tinggal diam,” kata Abu Hafsin.

Hari Santri 2018

Pertemuan rutin bulanan perdana ini diakhiri dengan taushiyah kebangsaan dan doa oleh Rais Syuriyah NU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh. (Mukhamad Zulfa/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Santri, Meme Islam, Khutbah Hari Santri 2018

Rabu, 31 Januari 2018

Tangkal Gerakan Radikal, PCNU se-Solo Raya Harus Perkuat Institusi

Karangnyar, Hari Santri 2018. Untuk menangkal gerakan dan ideologi radikal yang bertentangan dengan paham Nahdlatul Ulama dan pancasila, PCNU se-Solo Raya harus memperkuat institusi, membangun NU secara organisatoris dan mengembangkan amaliah NU. 

Demikian disampaikan Ketua PWNU Jawa Tengah Dr. H. Abu Hafsin, MA saat koordinasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Solo Raya (Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, Sragen dan Karanganyar) di Islamic Centre Nurul Hikmah, Karanganyar, Jawa Tengah, Ahad, (11/1).

Tangkal Gerakan Radikal, PCNU se-Solo Raya Harus Perkuat Institusi (Sumber Gambar : Nu Online)
Tangkal Gerakan Radikal, PCNU se-Solo Raya Harus Perkuat Institusi (Sumber Gambar : Nu Online)

Tangkal Gerakan Radikal, PCNU se-Solo Raya Harus Perkuat Institusi

Dosen UIN Walisongo Semarang ini menjelaskan, sedikitnya ada 26 kelompok radikal yang ada di wilayah Solo Raya. “Gerakan jihadis ini sudah mulai terang-terangan dan para teroris umumnya menyebut diri mereka sebagai pejuang, pasukan perang salib, militan, mujahidin, dan lain-lain,” tegas Abu Hafsin. 

Hari Santri 2018

Oleh karena itu, kata Hafsin, TNI dan Polri titip kepada NU untuk menjaga NKRI dan Pancasila. “Saat ini hanya NU yang bisa gandeng tangan dengan pemerintah untuk menjaga Pancasila dan NKRI,” tuturnya. 

Hafsin juga menekankan, bahwa yang tak kalah penting adalah membangun silaturrahim dengan para alim ulama serta melakukan pendidikan kader penggerak Nahdlatul Ulama. (Cecep Choirul Sholeh/Fathoni)    

Hari Santri 2018

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Olahraga, Meme Islam, Kajian Islam Hari Santri 2018

Jumat, 19 Januari 2018

Kiai Afif: Belanjalah di Pedagang Kecil daripada Minimarket Waralaba

Jakarta, Hari Santri 2018. Katib Syuriyah PBNU KH Afifuddin Muhajir memandang perlunya keberpihakan para kiai NU terhadap pedagang kecil. Menurut Kiai Afif, di tengah menjamurnya minimarket waralaba yang mendesak masuk hingga perkampungan, para kiai penting mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan belanja di warung-warung kecil.

“Saya melihat bagaimana nasib-nasib pedagang kecil kita. Kita mesti tergerak untuk membela mereka,” kata Kiai Afif di Jakarta, Sabtu (28/2) pagi.

Kiai Afif: Belanjalah di Pedagang Kecil daripada Minimarket Waralaba (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Afif: Belanjalah di Pedagang Kecil daripada Minimarket Waralaba (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Afif: Belanjalah di Pedagang Kecil daripada Minimarket Waralaba

Pasalnya, uang yang masuk ke minimarket seperti Indomart, Alfamart, dan sejenisnya, tidak lagi kembali ke masyarakat tetapi menguap ke luar.

Hari Santri 2018

Meskipun begitu, kata Kiai Afif, kita harus mengakui bahwa ketidakberdayaan pedagang kecil kita tidak semata kesalahan kebijakan negara tetapi juga kesalahan dari diri kita sendiri.

“Kalau butuh rokok atau air mineral, saya sengaja menghindari toko-toko minimarket. Saya pilih lari ke warung kecil,” ujar penulis kitab syarah Taqrib, Fathul Mujibil Qarib. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 Meme Islam, Quote Hari Santri 2018

Selasa, 09 Januari 2018

Salah Strategi Blokir Situs Radikal

Sejak awal langkah pemblokiran situs-situs yang terindikasi radikal oleh pemerintah itu sudah diprediksi tidak akan efektif, bahkan bisa kontra produktif. Pertama, telalu banyak situs yang masuk daftar blokir. Ada 22 situs Islam yang disasar dan beberapa di antaranya masih tergolong “baik”.

Kedua, rekomendasi pemblokiran oleh BNPT kepada Kemkominfo itu bocor sebelum dilaksanakan, atau bisa jadi dibocorkan oleh pihak-pihak tertentu. Akibatnya isu pemblokiran ini segera mencuat dan memicu kontroversi. Bahkan saat isu pemblokiran itu sudah menjadi bahan perbincangan di televisi, sebenarnya pemblokiran itu belum direalisasikan dan para narasumber di televisi itu dengan santainya berbicara seperti pemblokiran itu sudah terjadi.

Para pendukung situs-situs yang terdaftar itu segera bereaksi dan memohon pembelaan masyarakat atas nama Islam. Mereka mengatakan, pemblokiran situs itu merupakan bentuk pengekangan terhadap dakwah Islam, meskipun sebenarnya mereka tidak terlalu senang memuat informasi mengenai pendidikan Islam di Indonesia, madrasah, pesantren, pengajian, tradisi keislaman, semangat berzakat, dan seterusnya. Situs-situs dimaksud selama ini lebih suka mengekspos isu-isu konflik di Timur Tengah dan bahkan pada titik tertentu ikut larut dalam permusuhan antar kelompok politik di sana.

Salah Strategi Blokir Situs Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)
Salah Strategi Blokir Situs Radikal (Sumber Gambar : Nu Online)

Salah Strategi Blokir Situs Radikal

Para pendukung situs-situs yang akan diblokir itu juga berteriak-teriak mengenai kebebasan pers dan HAM. Mereka juga fasih sekali melafalkan Universal Declaration of Human Rights 1948 dan pasal-pasal mengenai kebenasan pers, dua hal yang selama ini tidak terlalu diindahkan.

Payahnya lagi di hadapan khalayak ramai, BNPT dan Kemkominfo juga saling lempar tanggung jawab. BNPT berkilah pihaknya tidak punya wewenang untuk memblokir situs tertentu dan hanya memberikan rekomendasi. Sementara Kemkominfo mengatakan pemblokiran dilakukan atas rekomendasi BNPT.

Beberapa pekan setelah beredar isu pemblokiran, 22 situs masih bebas diakses. Ketidaksepahaman dan kontroversi membuat pihak Internet Service Provider (ISP) punya alasan untuk tidak melakukan tindakan apapun. Hanya satu-dua ISP yang melakukan pemblokiran, namun setelah itu dihidupkan lagi. Beberapa ISP malah menikmati kontroversi karena transaksi penjualan paket data internet meningkat.

Sementara itu para pengamat yang suka dengan teori konspirasi mengait-ngaitkan isu pemblokiran itu dengan penyerangan terhadap kelompok muslim di Yaman, yang tidak lain adalah Syiah. Situs-situs dimaksud sengaja “dibebastugaskan” untuk tidak menginformasikan aktivitas perang Timur Tengah. Pengamat lain mengaitkan isu pemblokiran dengan pengalihan isu menyusul kenaikan harga BBM. Ada juga yang menduga, pemerintah sudah mengincar situs-situs tersebut karena dalam Pilpres kemarin tidak mendukung pasangan Jokowi-JK, bahkan mereka terlibat dalam aktivitas kampanye negatif.

Hari Santri 2018

Kita tentu tidak terlalu sibuk dengan berbagai konspirasi seperti itu. Jika kembali ke maksud awal yakni antisipasi terhadap perkembangan radikalisme melalui media internet, maka pemerintah layak didukung. Aktifitas propaganda yang berisi kebencian, permusuhan, fitnah, pengkafiran, dan provokasi yang memicu aksi radikalisme saat ini lebih mudah dilakukan melalui new media dari pada lewat kegiatan ceramah-ceramah atau kegiatan cuci otak yang dilakukan dengan cara lama. Melalui media baru ini, para teroris yang mengklaim diri sebagai jihadis juga sudah sangat canggih dalam menyebarkan aksi simpatik dan rekayasa-rekayasa audio visual untuk keperluan merekrut pengikut baru.

Namun langkah pemblokiran yang buru-buru tidak cukup efektif. Pihak-pihak yang punya itikat tidak baik terhadap persatuan bangsa dan keutuhan NKRI juga sudah mulai rajin mengoleksi berbagai produk hukum Indonesia sebagai bahan untuk berkilah dan berkelit dari jeratan hukum. Undang undang mengenai pemberatasan terorisme tahun 2003 juga masih sangat “jadul” untuk mengatasi berbagai modus terorisme baru.

Sambil menunggu produk undang undang baru yang lebih progresif, beberapa konten dalam Undang-undang Nomor 11 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik bisa dikenakan untuk mengatasi penyebaran radikalisme melalui internet. Pasal 28 ayat (2) UU itu misalnya menyebutkan salah satu perbuatan yang dilarang yakni “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).”

Di luar 22 situs yang kemudian dikurangi menjadi 19 masih ada banyak situs berbahasa Indonesia yang jelas-jelas menyebarkan radikalisme. Di antaranya ada situs berbahasa Indonesia yang resmi mengibarkan bendera ISIS dan meneruskan berbagai pemberitaan resmi dari situs berita ISIS yang berbahasa Arab. Apakah yang seperti ini lolos dari pengawasan BNPT dan Kemkominfo? Untuk beberapa situs yang jelas-jelas menyebarkan radikalisme, tidak mempunyai alamat dan pengelola yang jelas, mestinya pemblokiran bisa dilakukan segera dan tidak perlu terlalu ekspos. Beberapa informasi yang bersumber dari situs-situs tidak jelas itu juga disebarkan melalui media sosial dan tentunya itu sangat berbahaya. (A. Khoirul Anam)

Hari Santri 2018

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Halaqoh, Kiai, Meme Islam Hari Santri 2018

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock