Probolinggo, Hari Santri 2018. Sedikitnya 40 orang anggota Muslimat NU Kota Kraksaan Kabupaten Probolinggo mendapatkan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan pembuatan kue kering dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo, Jum’at (11/12).
Dalam pelatihan tersebut, para anggota Muslimat NU dilatih supaya memiliki jiwa wirausaha sehingga mampu berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dimana selama pelatihan mereka diajari cara membuat kue wijen hitam, kue jeruk lemon dan kue lapis kelapa.
| Muslimat NU Kraksaan Dilatih Buat Kue Kering (Sumber Gambar : Nu Online) |
Muslimat NU Kraksaan Dilatih Buat Kue Kering
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan, pelatihan pembuatan kue kering ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ketrampilan pembuatan kue kering bagi anggota Muslimat NU sebagai calon wirausaha baru di Kabupaten Probolinggo.Hari Santri 2018
“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan para anggota Muslimat NU serta meningkatkan perekonomian keluarganya. Sebab dengan memiliki ketrampilan, maka mereka mempunyai sumber pendapatan yang tetap,” katanya.Santiyono menegaskan bahwa pelatihan ketrampilan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemkab Probolinggo dalam menumbuhkan dan menciptakan calon wirausaha baru dari kalangan Muslimat NU.
Hari Santri 2018
“Dengan dilatih membuat kue kering, setidaknya para anggota Muslimat NU mampu memberdayakan diri dengan mengembangkan bakat dan keahlian yang dimilikinya. Setidaknya kami bisa menanamkan jiwa entrepreneurship kepada kalangan Muslimat NU agar mau berusaha menciptakan sebuah usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan hidupnya,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Fathoni)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Khutbah, Pondok Pesantren Hari Santri 2018
