Jember, Hari Santri 2018. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muchit Muzadi terbaring sakit selama beberapa hari di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya.
| Mbah Muchit Terbaring Sakit (Sumber Gambar : Nu Online) |
Mbah Muchit Terbaring Sakit
Mbah Muchit, panggilan akrab sesepuh NU itu sekarang diboyong ke rumah adiknya KH Hasyim Muzadi di Malang Jawa Timur.Pada 7 Mei lalu, Mbah Muchit mengantarkan istrinya ke rumah sakit Dr. Sutomo Surabaya untuk operasi katarak. Sebagai seorang suami, tentu saja Mbah Muchit menunggu sang istri tercinta sebelum dan setelah menjalani operasi.
Hari Santri 2018
Begitu operasi selesai, istri Mbah Muchit diboyong ke RSI Surabaya untuk menjalani perawatan. Namun begitu sampai di situ, bukan hanya istri Mbah Muchit dirawat, tapi dirinya sendiri langsung drop, karena kelelahan.“Saat menelopon saya, Bapak (Mbah Muchit) bercerita sudah menghabiskan 4 infus,” kata salah satu putri Mbah Muchit, Inayah Sya’roni, Senin (26/5) di Jember.
Hari Santri 2018
Inayah menegaksan, sebernarnya dirinya sangat ingin menemani ibunya di Surabaya, tapi karena kesehatannya juga kurang baik akhirnya ayahnya yang menemani sang ibu.Menurut Inayah, Mbah Muchit telah menjalani opname di rumah sakit tersebut sudah tiga kali dalam beberapa tahun terakhir ini. Persoalannya hanya kelelahan.
Mbah Muchit sebenarnya tak punya penyakit apa-apa. ”Makannya juga lahap, tak ada pantangan. Tapi kalau kecapekan biasanya langsung drop,” katanya.
Kendati demikian, Inayah mengaku gembira karena saat ini Mbah Muchit sudah pulang dari rumah sakit, dan saat ini masih beristirahat di Malang. “Kapan pulang ke Jember, Bapak tidak memastikan. Katanya masih mau istirahat,” pungkasnya. (ary)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 News, Ubudiyah Hari Santri 2018
