Yogyakarta, Hari Santri 2018. Sekretariat Nasional (Seknas) Gusdurian, selama dua hari (28-29/3), menyelenggarakan Kegiatan pelatihan fasilitator Kelas Pemikiran Gus Dur (KPG). Kegiatan yang dipusatkan di Wisma Museum Batik Yogyakarta tersebut diikuti 30-an orang perwakilan Komunitas Gusdurian se-Indonesia.
Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid mengatakan, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pertemuan Gusdurian se-Indonesia. Menurutnya, para peserta yang mayoritas anak muda ini diharapkan dapat menjadi kader penggerak di daerah masing-masing.
| Seknas Gusdurian Adakan Pelatihan Fasilitator KPG (Sumber Gambar : Nu Online) |
Seknas Gusdurian Adakan Pelatihan Fasilitator KPG
“Saya berharap, teman-teman menjadi kader penggerak Gusdurian di daerahnya masing-masing. Semoga dengan mengikuti pelatihan ini, mereka juga dapat terus tumbuh dan berproses di masyarakat,” ucap putri sulung KH Abdurrahman Wahid tersebut, saat ditemui usai acara.Hari Santri 2018
Ditambahkan Alissa, pasca kegiatan pelatihan ini, para peserta disiapkan untuk menghidupkan Komunitas Pemikiran Gus Dur di daerah. “Para peserta juga kami berikan tugas, untuk mereview buku atau tulisan Gus Dur atau tentang Gus Dur. Juga untuk mengadakan diskusi untuk publik terkait dengan gagasan Gus Dur,” ujarnya.Selain Alissa, turut menjadi pembicara pada kesempatan tersebut Ketua Panitia Muktamar ke-33 NU H Imam Aziz, Redaktur Hari Santri 2018, Savic Ali, dan Hairus Salim. (Ajie Najmuddin/Fathoni)
Hari Santri 2018
Dari Nu Online: nu.or.idHari Santri 2018 Ahlussunnah, Olahraga, Halaqoh Hari Santri 2018
