Minggu, 29 Oktober 2017

Pimpinan atau Yayasan, Penentu Penting Terlaksananya Hak Pendidikan Agama bagi Minoritas

Jakarta, Hari Santri 2018



Penelitian yang dilakukan oleh Badan Litbang dan Diklat Kemenag (Hayadin; 2015) tentang pelaksanaan pendidikan agama bagi siswa pemeluk agama minoritas di sejumlah sekolah menemukan secara umum pengurus yayasan, lembaga keagamaan, komite sekolah, dan pimpinan sekolah pada wilayah yang diteliti menyatakan persetujuan terhadap layanan pendidikan agama sesuai agama siswa.?

Pimpinan atau Yayasan, Penentu Penting Terlaksananya Hak Pendidikan Agama bagi Minoritas (Sumber Gambar : Nu Online)
Pimpinan atau Yayasan, Penentu Penting Terlaksananya Hak Pendidikan Agama bagi Minoritas (Sumber Gambar : Nu Online)

Pimpinan atau Yayasan, Penentu Penting Terlaksananya Hak Pendidikan Agama bagi Minoritas

Para pengelola sekolah secara sadar mengakui adanya ketentuan undang-undang dan kebijakan pemerintah tentang layanan pendidikan agama kepada peserta didik dan sudah mengimplementasikannya sejak Undang-Undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 diundangkan.?

Penelitian dengan mengambil responden atas tokoh pendidikan, tokoh keagamaan, dan tokoh pemerintahan dan tokoh masyarakat menemukan keberadaan pimpinan sekolah, komite sekolah, dan yayasan yang menaungi sekolah menjadi salah satu faktor pendukung utama bagi terselenggaranya layanan pendidikan agama sesuai agama siswa di sekolah. Kesadaran, pemahaman dan kemampuan keuangan untuk mengangkat dan memenuhi ketersediaan guru agama di sekolah sangat penting.

Dalam penelitian yang dilaksanakan di Denpasar, Kota Manado, Ende NTT, Bogor, Jakarta, Pangkalpinang, Singkawang dan Ambon, pengadaan dan ketersediaan buku pelajaran, dan alat peraga keagamaan, sangat ditentukan oleh inisiatif dan kreativitas guru agama, kemampuan sekolah dan kebijaksanaan pimpinan sekolah atau yayasan. Peneliti menemukan, beberapa sekolah pada lokasi penelitian memiliki buku pelajaran dan peraga keagamaan yang memadai. Namun demikian, ada banyak sekolah yang belum memenuhi standar minimal kepustakaan dan alat peraga keagamaan.?

Namun demikian, para pengelola sekolah secara sadar memposisikan mata pelajaran pendidikan agama di sekolah masing-masing sebagai dasar pembentukan moral, karakter, dan kepribadian anak. Selain melalui pembelajaran agama di kelas, pembentukan moral, karakter, dan kepribadian anak di sekolah juga didukung melalui keteladanan para guru dan staf sekolah. Dengan dasar berpikir tersebut maka posisi pendidikan agama di sekolah sangat kuat. (Mukafi Niam)

Hari Santri 2018

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 Habib, Pahlawan, Kyai Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Pimpinan atau Yayasan, Penentu Penting Terlaksananya Hak Pendidikan Agama bagi Minoritas di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock