Jumat, 10 Februari 2012

Mejelis Ulama Ethiopia Sharing Pengalaman KB dengan Muslimat NU

Jakarta, Hari Santri 2018

Keberhasilan Indonesia dalam mensukseskan KB salah satunya berkat dukungan dari kalangan ulama yang memberikan pendekatan agama tentang pentingnya kesejahteraan keluarga. Peran kalangan NU dalam hal ini tak terpisahkan dari kisah sukses ini.

Mengambil pelajaran dari kesuksesan ini, Majelis Ulama Ethiopia mengadakan kunjungan ke PBNU untuk berbagi pengalaman bagaimana program ini bisa berjalan dengan sukses.

Mejelis Ulama Ethiopia Sharing Pengalaman KB dengan Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Mejelis Ulama Ethiopia Sharing Pengalaman KB dengan Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Mejelis Ulama Ethiopia Sharing Pengalaman KB dengan Muslimat NU

Sebelas anggota rombongan yang dipimpin oleh Elias Redman Said yang merupakan wakil ketua Ethiopia Islamic Affair Supreme Council (EIASC) datang ke PBNU pada Kamis (30/10) dan ditemui oleh jajaran pengurus Muslimat NU yang aktif dalam program Keluarga Berencana (KB).

Gefarina Djohan dari Muslimat NU menjelaskan, Muslimat NU bersama dengan Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU (LKKNU) secara aktif mengkampanyekan pentingnya KB di komunitas muslim.

“KB telah menjadi bagian dari program Muslimat sejak dahulu dan terus dievaluasi sampai sekarang,” katanya.

Sementara itu, Icha yang lama bergelut dalam program KB di LKKNU mengungkapkan, hal penting yang harus dirubah adalah perubahan paradigma bahwa “banyak anak banyak rejeki” yang diyakini oleh sebagian muslim.

Hari Santri 2018

Dalam hal ini, para ulama secara aktif mengunjungi pesantren dan komunitas nahdliyyin dan menerangkan tentang kesehatan reproduksi, yang waktu itu masih sangat tabu dibicarakan secara terbuka.

Dukungan pemerintah berupa subsidi dan pemberian KB gratis telah mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong mengikuti program ini. Namun program ini telah diganti menjadi KB Mandiri yang berarti peserta KB harus membiayai sendiri.

Hari Santri 2018

“Muslimat NU yang memiliki banyak klinik dan rumah sakit tetap memberi dukungan pada program KB dengan memberikan layanan berbiaya murah yang bisa dijangkau masyarakat kurang mampu,” tandasnya.

Rombongan dari Ethiopia berharap agar kerjasama dengan umat Islam di Indonesia dapat terus ditingkatkan. Mereka juga menanyakan tentang keberadaan International Conference of Islamic Scholars (ICIS) yang diselenggarakan oleh NU dan menanyakan kemungkinan bisa mengikutinya pada konferensi yang akan datang. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Hadits, Pesantren, Halaqoh Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Mejelis Ulama Ethiopia Sharing Pengalaman KB dengan Muslimat NU di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock