Selasa, 30 Januari 2018

LAZISNU Bojonegoro Bedah Tiga Rumah Tak Layak Huni

Bojonegoro, Hari Santri 2018 



Lembaga Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Bojonegoro melakukan aksi nyata dengan bedah tiga rumah milik masyarakat yang layak menerima.

Januari 2018 LAZISNU Bojonegoro membedah rumah milik Komawati di Desa Nguken Kecamatan Padangan. Ia adalah seorang mualaf. Rumahnya dihuni empat anak yatim. 

LAZISNU Bojonegoro Bedah Tiga Rumah Tak Layak Huni (Sumber Gambar : Nu Online)
LAZISNU Bojonegoro Bedah Tiga Rumah Tak Layak Huni (Sumber Gambar : Nu Online)

LAZISNU Bojonegoro Bedah Tiga Rumah Tak Layak Huni

Kedua, rumah milik Rohmat, seorang tunanetra warga Desa Balenrejo RT.07/RW.01 Kecamatan Balen, yang memiliki dua anak usia 7 tahun dan 2 tahun, sedangkan istrinya bekerja sebagai buruh.

Ketiga rumah milik Yatminah (65) di Desa Pandantoyo RT.03/RW.01 Kecamatan Temayang. Ia adalah seorang janda dengan satu anak yang telah 14 tahun tidak pulang dari perantauan. 

Hari Santri 2018

"LAZISNU Bojonegoro ingin membantu membenahi ekonomi dengan membangun rumah warga masyarakat yang tidak layak huni," kata sekretaris LAZISNU bojonegoro, Shodikin.

Serta, sambungnya, ingin menjadikan rumah yang memadai dapat ditempati dengan layak untuk keluarga sehingga dengan rumah lanyak huni  tersebut dan sedikit modal usaha. 

"Diharapkan kehidupan mereka bisa lebih baik," terangnya.

Menurut pria akrab disapa Pak Dikin, NU menilai keluarga adalah kompleks terkecil dalam masyarakat, sedangkan rumah merupakan suatu sarana untuk bertempat tinggal. Namun di Bojonegoro masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah yang tidak layak huni.

Hari Santri 2018

"Masyarakat ini tergolong keluaga fakir miskin dan tidak mempunyai penghasilan tetap yang dapat mencukupi kebutuhan sehari-harinya," jelasnya.

Ditambahkan, pembiayaan tersebut dari donatur dan dermawan terutama warga Nahdliyin seperti ketua PCNU Bojonegoro, Dr. Cholid Ubed. 

"Program ini akan terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," imbuhnya.

Sementara itu ketua PCNU Bojonegoro, Dr. Cholid Ubed menyambut positif program yang dilakukan lembaga. Pasalnya ini wujud kepedulian NU terkait kondisi sosial masyarakat di Kabupaten Bojonegoro. 

"NU hadir membantu mereka yang membutuhkan. Memberikan manfaat pada masyarakat," tuturnya singkat.

Para penerima bedah rumah dari LAZISNU Bojonegoro sangat bahagia karena harapan bisa hidup di rumah layak huni akan tercapai. 

"Semoga ini dapat dimanfaatkan dan terima kasih atas bantuannya," terang salah seorang penerima bedah rumah dari LAZISNU Bojonegoro. (M. Yazid/Abdullah Alawi) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Pahlawan, Syariah, Kiai Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. LAZISNU Bojonegoro Bedah Tiga Rumah Tak Layak Huni di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock