Senin, 04 Desember 2017

NU Tangerang: Kami Tak Rela Indonesia Terpecah karena Khilafah

Tangerang, Hari Santri 2018

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang menilai Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) termasuk kelompok sparatis karena menolak ideologi Pancasila dan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rais Syuriyah PCNU Kota Tangerang KH Abdul Muthi bahwa keberadaan ideologi organisasi tersebut dalam kajian fiqih adalah makar (bughat) terhadap negara karena ingin membangun negara di dalam negara.  Hizbut Tahrir Indonesia berdasarkan fatwa dari Abuya Muhtadi dari Cidahu, Pandeglang, Banten, adalah haram untuk diikuti.

NU Tangerang: Kami Tak Rela Indonesia Terpecah karena Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Tangerang: Kami Tak Rela Indonesia Terpecah karena Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Tangerang: Kami Tak Rela Indonesia Terpecah karena Khilafah

Ketua PCNU Kota Tangerang Bunyamin menjelaskan, ideologi khilafah bertentangan dengan Pancasila, maka sudah sepantasnya negara mengatur ketat ideologi ormas yang merusak keutuhan NKRI ini.

Hari Santri 2018

Apalagi, lanjutnya, saat ini kelompok ini mengklaim sebagai satu-satunya ormas yang rahmatalillamin (menebar kasih dan sayang), padahal praktiknya jauh dari itu. Mereka tidak mengakui Pancasila, meliberalisasi warga NU, menutup sejarah perjuangan bangsa, dan lain sebagainya.

"Ideologi khilafah membahayakan persatuan bangsa, sebab itu kami tidak rela Indonesia terpecah belah hanya karena khilafah dan pemahaman agama yang sempit,” paparnya di sela kegiatan aksi HTI mendeklarasikan diri sebagai rahmatan lil ‘alamin yang dikawal oleh PCNU Kota Tangerang), BEM STISNU Nusantara, PC PMII Tangerang, GP Ansor dan Kesbangpol Kota Tangerang, Ahad (10/4) pagi.

Hari Santri 2018

Ibnu Jandi, dosen STISNU Nusantara menambahkan bahwa HTI dan para pendukung khilafah secara sadar sudah melanggar UUD 1945. "HTI harusnya sudah dibubarkan karena mengancam bangsa ini," ujarnya.

"Negara rasanya tidak adil, seakan hanya berani sama Zaskia Gothic yang hanya kebodohannya diseperti-itukan. Ini HTI yang sudah jelas jelas secara pemikiran dan ideologi bertentangan dengan ideologi bangsa, bahkan dapat merusak kecintaan generasi muda di masa depan untuk mempertahankan NKRI, masih dipelihara," tambahnya. (Qustulani/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Meme Islam, AlaNu, Ulama Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. NU Tangerang: Kami Tak Rela Indonesia Terpecah karena Khilafah di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock