Kamis, 30 November 2017

Hasyim: ICIS II Ingin Ciptakan Keadilan dan Perdamaian Dunia

Jakarta, Hari Santri 2018
Hajatan besar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), International Conference of Islamic Scholars (ICIS) II yang akan digelar di Jakarta pada 20-22 Juni mendatang, bertujuan ingin menciptakan keadilan dan perdamaian dunia.

Demikian ditegaskan Ketua Umum KH Hasyim Muzadi kepada Hari Santri 2018 ditemui di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jum’at (9/6).

Menurut Hasyim, dua hal (keadilan dan perdamaian) tersebut merupakan sebuah keniscayaan yang harus dipenuhi. “Perdamaian itu syaratnya adalah keadilan. Kalau tidak adil, tidak bisa ada perdamaian,” terangnya.

Dukungan PBNU terhadap program nuklir Iran, kata Hasyim, merupakan bagian dari komitmen NU terhadap perwujudan keadilan dan perdamaian. “(program nuklir red) Iran kita sokong. Kita harus bisa bersikap adil, karena nuklirnya itu merupakan hak dari bangsa Iran.,“ jelasnya.

Demikian juga dengan konflik umat Islam di Timur Tengah serta ketegangan antara dunia Timur dan Barat. Persoalan itu, kata Hasyim, juga menjadi perhatian dalam ICIS II nanti.

“Kita juga berupaya meredakan konflik yang terjadi di Timur Tengah, misalkan konflik (kelompok) Hamas dan Fatah di Palestina. Begitu juga ketegangan antara Timur dan Barat yang akhir-akhir ini kembali memanas,“ terang Hasyim.

Namun demikian, imbuh Hasyim, upaya peredaan ketegangan itu tidak berarti pemihakan terhadap salah satu pihak. Konferensi internasional yang digagas oleh PBNU ini berupaya mengambil jalan tengah, yakni jalan moderat.

Ditegaskan Hasyim, cara-cara ekstrim dalam menghadapi sebuah persoalan umat yang marak belakangan ini, justru merugikan Islam sendiri. “Fundamentalisme dan terorisme benar-benar telah merugikan Islam. Dan juga tidak adil kalau fundamentalisme dan terorisme itu diidentikkan dengan Islam, padahal keduanya juga ada di agama atau sekte manapun,“ tegasnya.

Demikian juga sebaliknya. Liberalisme yang juga menjadi fenomena umum di kalangan Islam dewasa ini, justru tidak memperbaiki masalah. “Liberalisme itu malah menggerogoti akidah Islam. Al Qur’an dan Nabi Muhammad dikritik lah, macam-macam,“ ungkapnya.

NU, kata Hasyim, turut memerangi terorisme. Namun demikian, katanya, sikap tersebut bukan berarti membela Amerika Serikat (AS). Garis moderat yang diambil oleh NU, katannya, berusaha menyeimbangkan antara keyakinan dan sikap toleransi.

“Garis moderat NU itu bukannya semua di-iyani (Jawa: dibenarkan, red). Tapi ada keseimbangan antara keyakinan dan sikap toleran. Kalau terlalu mengedepankan keyakinan tapi tidak toleran, jadinya ekstrim. Begitu juga kalau terlalu toleran, jadinya liberal,“ jelas Hasyim.

Melalui ICIS II ini, Hasyim berharap akan tercipta kekuatan-kekuatan Islam moderat di dunia. “ICIS II ini kita berharap kekuatan-kekuatan Islam moderat di dunia bisa bergabung,“ ujarnya. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Tegal, Pendidikan Hari Santri 2018

Hasyim: ICIS II Ingin Ciptakan Keadilan dan Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim: ICIS II Ingin Ciptakan Keadilan dan Perdamaian Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim: ICIS II Ingin Ciptakan Keadilan dan Perdamaian Dunia

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Hasyim: ICIS II Ingin Ciptakan Keadilan dan Perdamaian Dunia di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock