Selasa, 14 Maret 2017

Bersama Dokter Spesialis, Fatayat NU Purwantoro Gelar Diklat Fiqih Wanita

Wonogiri, Hari Santri 2018. Pimpinan Anak Cabang Fatayat NU Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, menyelenggarakan pendidikan dan latihan (Diklat) “Fiqih Wanita Ditinjau dari Segi Syari’ah dan Kedokteran di Gedung IPHI Purwantoro.

Kegiatan yang berlangsung, Ahad (23/3), ini menghadirkan narasumber seorang dokter spesialis kandungan RSUD Mangun Sudiro Kabupaten Wonogiri, Dr. Eka Budi W, M.Kes, Sp.OG. Diklat bertema “Mewujudkan Wanita Taat dan Sehat” tersebut diikuti lebih dari 200 peserta dari berbagai unsur, mulai pelajar tingkat SMP, SMA, serta santri dan masyarakat umum sedistrik Purwantoro.

Bersama Dokter Spesialis, Fatayat NU Purwantoro Gelar Diklat Fiqih Wanita (Sumber Gambar : Nu Online)
Bersama Dokter Spesialis, Fatayat NU Purwantoro Gelar Diklat Fiqih Wanita (Sumber Gambar : Nu Online)

Bersama Dokter Spesialis, Fatayat NU Purwantoro Gelar Diklat Fiqih Wanita

Eka Budi mengungkapkan, setiap wanita harus mampu menjaga kesehatan dan mampu mengetahui masa menstruasinya. Menurutnya, pengetahuan tersebut penting selain untuk keperluan kesehatan, juga untuk mengetahui masa subur setiap wanita.

Hari Santri 2018

”Jadi ketika setiap wanita yang ingin memiliki keturunan harus diketahui siklus menstruasinya. Apakah normal atau tidak. Jangan sampai ketika saat masa subur, justru tidak dilakukan pembuahan, dan ketika tidak masa subur dilakukan pembuahan,” katanya.

Hari Santri 2018

Ketua PAC Fatayat NU Purwantoro Yuni Astuti mengatakan, kaum muda putri mesti menjadi generasi penyelamat generasi bangsa. Kaum muda putri NU adalah calon ibu dan karena itu harus sehat secara jasmani dan ruhani.

”Kami mengharapkan mulai sejak dini, wanita sebelum masanya haid maupun sudah pernah haid. Para pemudi di distrik Purwantoro ini, mampu menjadi generasi yang sehat dan taat beribadah kepada Allah,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan pengasuh Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo, Isna Mufidah. Baginya, setiap wanita harus mengenal hukum agama, khususnya tentang bab kewanitaan, mulai masalah haid, nifas dan lainnya. Menurutnya, walaupun haid atau menstruasi menjadi tabiat yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap wanita, namun tidak semua wanita mengetahui dengan baik permasalahan dan hukum Islam tentang hal itu.

”Sehingga untuk mengetahui hukum fikih kewanitaan adalah wajib bagi setiap perempuan. Kami harapkan jangan sampai saat wanita haid justru shalat, dan ketika tidak haid malah tidak shalat,” tuturnya. (Bambang Riyanto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Pendidikan, Makam, Internasional Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Bersama Dokter Spesialis, Fatayat NU Purwantoro Gelar Diklat Fiqih Wanita di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock