Jakarta, Hari Santri 2018. Ketua PBNU H Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan keresahannya perihal alih fungsi lahan yang terjadi di Indonesia. Di hadapan peserta rapat Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, Gus Ipul mengusulkan agar kasus pertanahan dimasukkan dalam pembahasan sidang komisi rekomendasi.?
| NU Akan Bicara Keras Soal Agraria di Muktamar (Sumber Gambar : Nu Online) |
NU Akan Bicara Keras Soal Agraria di Muktamar
“Akan bagaimana nanti kepemilikan tanah pada 20 tahun mendatang?” kata Gus Ipul di Jakarta, Senin (9/3) sore.Menurutnya, NU perlu menjadikan muktamar ke-33 ini sebagai momentum untuk berbicara soal agraria. Banyak sekali persoalan di dalamnya. “Kalau lahan pertanian menyusut, mau tidak mau kita mesti mengimpor kebutuhan,” ujar Gus Ipul.
Hari Santri 2018
Ia mengemukakan data pendukung yang menyebutkan semakin menyusutnya tanah garapan. Keadaan ini, menurutnya, tidak boleh dibiarkan terus terjadi.Hari Santri 2018
“NU perlu bicara keras soal tanah. Kalau tidak, akan jadi apa nanti sawah kita?” tutup Gus Ipul yang diamini peserta rapat kesiapan Muktamar.Pengurus Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU menyetujui usulan Gus Ipul. Panitia mengakomodasi masukan ini ke dalam sidang rekomendasi Muktamar Ke-33 NU pada Agustus mendatang di Jombang. (Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Halaqoh, Pendidikan Hari Santri 2018
