Sumedang, Hari Santri 2018
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Sumedang prihatin dengan gencarnya indoktrinasi paham-paham ekstrem di sekolah yang membuat orang tua, guru, ustadz serta masyarakat khawatir dan gerah akan masa depan bangsa ini.
| Tangkal Radikalisme Pelajar, Aktifkan IPNU-IPPNU di Semua Tingkatan! (Sumber Gambar : Nu Online) |
Tangkal Radikalisme Pelajar, Aktifkan IPNU-IPPNU di Semua Tingkatan!
Menurut Wakil Ketua PC IPNU Irfan Muttaqin, salah satu langkah tepat untuk menaggulangi tersebarnya paham-paham ekstrem tersebut adalah dengan mengaktifkan organisasi pelajar NU dari ranting hingga pusat."Akidah Ahlussunnah wal Jamaah ala NU dan nasionalisme sudah harus ditanamkan dalam hati pelajar sejak dini. Karena hal ini dapat dijadikan benteng pertahanan bagi pelajar-pelajar di Indonesia dari paham-paham ekstrem yang tidak sesuai dengan Islam rahmatan lil Alamiin yang dibawa Rasul,” paparnya dalam acara menyambut hari lahir IPNU-IPPNU dan Pelantikan PAC IPNU-IPPNU Sumedang Utara, akhir pekan lalu (21/2).
Hari Santri 2018
Gagasan penanaman Aswaja dan nasionalisme ini juga diamiini Ketua Lembaga Ta’mir Masjid NU (LTMNU) Sumedang Ustadz Eman Sulaeman saat mengisi tausyiah seuasai prosesi pelantikan tersebut.Hari Santri 2018
Dalam tausyiahnya ia pun mendorong pelajar IPNU-IPPNU agar dapat merangkul pelajar-pelajar yang masih berkeliaran di jalan untuk diajak masuk IPNU-IPPNU."Dari pada pelajar-pelajar yang di pinggir jalan itu diajak orang-orang yang berpaham ekstrem, lebih baik mereka ajak kita gabung dengan cara ber-IPNU dan IPPNU," ujar Eman. (Muhammad Sholeh Nahru Ulumuddin/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Sejarah Hari Santri 2018
