Kupang, Hari Santri 2018. Memperingati 4 tahun wafatnya Presiden RI KH Abdurahman Wahid yang acap disapa Gusdur, warga Nusa Tenggara Timur yang terdiri dari aneka suku, ras, dan agama menggelar aksi Sejuta Lilin untuk Gus Dur di halaman Subasuka Paradise jam 18.30 WIT, Senin (30/12) malam.
Aksi Sejuta Lilin digelar untuk mengenang jasa Gus Dur yang membela keragaman di Indonesia. Sejuta Lilin didukung oleh sejumlah perkumpulan seperti Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Garda Pemuda Flobamora NTT, Garda Bangsa dan Forum Pembaharuan Kebangsaan (FKP) NTT.
| Warga NTT Nyalakan Sejuta Lilin untuk Gus Dur (Sumber Gambar : Nu Online) |
Warga NTT Nyalakan Sejuta Lilin untuk Gus Dur
“Gus Dur warga Indonesia yang layak dibanggakan. Karena, semasa hidup Gus Dur benar-benar memosisikan diri sebagai Bapak Bangsa dan Guru Bangsa,” tegas Sekretaris PSMTI NTT David Kenenbudi di Kupang, Sabtu (28/12).Hari Santri 2018
Gus Dur, sambung David, mampu mempererat kesatuan Bangsa Indonesia tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan ras.David berharap, masyarakat umum bisa berpartisipasi dalam aksi itu. “Aksi ini terbuka untuk siapa saja. Karena, kita semua sama, warga negara Indonesia.”
Hari Santri 2018
Ia mengharapkan semua elemen bangsa untuk menjaga kebersamaan. Jangan pernah ada perbedaan, tandasnya. (Ajhar Jowe/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Tokoh, Santri Hari Santri 2018
