Minggu, 19 November 2017

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV)

Jakarta, Hari Santri 2018 



Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj membicarakan tentang bid’ah bersama para personel grup band Wali. Menurut Kiai Said, banyak bid’ah yang dilakukan umat Islam saat ini seperti ilmu tajwid, nahwu, sharaf, juga ilmu fiqih.

“Ilmu membaca Al-Quran, bid’ah itu, menulis Al-Qur’an, nahwu, sharaf, itu bid’ah,” katanya saat menerima manajer Wali dan personelnya yaitu Apoy yang ditemani Farhan ZM atau Faank (vokalis), Ihsan Bustomi, dan Hamzah Shopi, serta manajemen Wali, di ruangan Kiai Said, lantai tiga gedung PBNU, Jakarta, Rabu sore (18/1).

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV) (Sumber Gambar : Nu Online)
Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV) (Sumber Gambar : Nu Online)

Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV)

(Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian I))



Hari Santri 2018

Seandainya sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq dibangunkan dari kuburan sekarang, menurut Kiai Said, dia tidak akan mengerti ikhfa, idgham, dan iqlab. 

Abu bakar, tidak mengerti mubtada; khabar tidak mengerti,” lanjutnya. “Namun demikian, Abu Bakar mengerti dan bisa membaca Al-Qur’an dengan benar.” 



Hari Santri 2018



Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian II)

Menurut Kiai Said, sebab pada masa Abu Bakar, belum ada yang merumuskan ilmu tajwid, nahwu, sharaf, dan fiqih. Ulama-ulama yang lahir belakangan kemudian menciptakan ilmunya.

“Zaman Nabi tidak ada fiqih. Tapi kita meniru shalat Nabi, maka lahir ilmu fiqih,” kata kiai yang pernah nyantri di Kempek, Lirboyo dan Krapyak tersebut. 

Baca: Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian III)

Kiai Said melanjutkan, apa yang diperintahkan Allah dan Nabi harus dijalankan. Apa yang dilarang Allah dan Nabi harus dihindari. Namun, kalau tidak ada perintah dan larangan Allah dan Nabi, hal itu diserahkan kepada umat Islam. Jika baik menurut kesepatakan ulama, boleh dilakukan. 

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqofah tersebut, shalat yang dilakukan umat Islam adalah ijma’ para ulama yang sampai kepada kita hari ini. Sebab, jika umat Islam menggali gerakan shalat dalam Al-Qur’an dan hadits tidak akan ditemukan. 

Makanya, lanjut dia, jika ada orang tidak mengaku taqlid dalam shalat itu adalah bohong. Sebab, dia tidak mungkin menggali dan mencari shalat dari Al-QUr’an. Dia pasti bisa shalat dengan baik karena belajar dari orang tua atau gurunya. Ujung-ujungnya akan belajar kepada imam mazhab dalam Islam secara berantai. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Lomba Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Wali Nyantri kepada Kiai Said (Bagian IV) di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock