Jumat, 07 Juli 2017

Gus Dur-Nelson Mandela Miliki Kesamaan Perjuangkan Hak Minoritas

Kudus, Hari Santri 2018. Sosok guru bangsa KH Abdurrahman (Gus Dur) dan mantan presiden Afrika Selatan Nelson Mandela adalah dua tokoh yang memiliki kesamaan visi dalam hidup. Keduanya sama-sama memperjuangkan hak-hak minoritas dan anti terhadap diskriminasi.

Gus Dur-Nelson Mandela Miliki Kesamaan Perjuangkan Hak Minoritas (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur-Nelson Mandela Miliki Kesamaan Perjuangkan Hak Minoritas (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur-Nelson Mandela Miliki Kesamaan Perjuangkan Hak Minoritas

Demikian yang disampaikan Ketua Dewan Kesenian Kudus (DKK) Aris Junaidi di sela-sela acara persiapan peringatan haul keempat KH Abdurrahman Wahid dan 40 hari wafatnya Nelson Mandela, Selasa(31/12) kemarin.

Kepada awak media, Aris mengatakan gagasan kedua tokoh bangsa ini yang menghargai kesamaan hak dan tidak melakukan diskriminasi terhadap satu atau kelompok lain, harus ditanamkan kepada seluruh komponen bangsa.

Hari Santri 2018

“Dua tokoh yang sangat dihormati dunia karena pemikiran dan kiprahnya terhadap nilai-nilai kemanusiaan ini, adalah hal terpenting yang tidak sekadar harus dihargai, namun harus ditanamkan terhadap semua insan yang ada di bumi,” ujar mantan ajudan Gus Dur ini.

Hari Santri 2018

Aris menceritakan, berdasarkan catatan J Osdar, Gus Dur pernah melakukan lawatan ke Afrika Selatan untuk menimba ilmu dan pengalaman melakukan rekonsiliasi nasional pada April 2000. “Hanya saja, waktu itu Gus Dur ‘tidak sempat’ bertemu Mandela, namun berkesempatan berbicara mengenai rekonsiliasi nasional dengan Presiden Thabo Mbeki,” tuturnya.

Guna mengenang dua tokoh dunia tersebut, DKK Kudus mengadakan tahlil budaya di panggung seni belakang Rumah Makan Bambu Wulung Desa Ngembalrejo Kudus, Jawa Tengah. Menurut Aris, perhelatan acara ini merupakan forum “mempertemukan” dua tokoh dunia dalam “satu panggung”, yaitu KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Nelson Mandela.

“Acara ini tidak hanya sekedar mengenang Haul ke-4 Gus Dur dan memperingati 40 hari meninggalnya Nelson Mandela, tetapi bagaimana kita juga mematri dan meneguhkan komitmen dalam diri, untuk meneruskan nilai-nilai dan sikap hidup yang telah mereka wariskan,” imbuhnya.

Peringatan haul yang dihelat sehari dirangkai banyak kegiatan. Diawali dengan ruwatan massal pukul 09.00, dilanjutkan tahlil dan orasi budaya bersama KH Nuril Arifin dan Agus Maftuh pada pukul 18.30, dan diakhiri pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Heri dan Ki Agus. ? (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Pondok Pesantren Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Gus Dur-Nelson Mandela Miliki Kesamaan Perjuangkan Hak Minoritas di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock