Nias Selatan, Hari Santri 2018
PCNU Kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara menggelar Konferensi Cabang yang ke-2 di Madrasah Ibditaiyah Negeri MIN Telukdalam (27/3). Pembukaan diawali dengan pembacaan Al-Quran, Shalawat Badriyah, lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Wakil Rais Syuriah PCNU Nias Selatan Muhammad Fahmi, dalam pidato iftitahnya mengatakan bahwa NU adalah organisasi terbesar di Indonesia yang dibutuhkan.
| PCNU Nias Selatan Gelar Konferensi Cabang Ke-2 (Sumber Gambar : Nu Online) |
PCNU Nias Selatan Gelar Konferensi Cabang Ke-2
Menurut dia, NU lahir dari para ulama Ahlusunnah wal-Jama’ah yang memiliki nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air Indonesia sehingga mereka rela berkorban untuk kemerdekaan Indonesia.Hari Santri 2018
Selain memiliki jiwa kebangsaan yang kuat, ulama NU tentu saja mumpuni dalam bidang agama, tidak hanya mampu membaca, mengartikan, lalu mengajarkan, akan tetapi mampu memahami kandungan Al-Qur’an ataupun Hadits.“Tentu segala amalan-amalan Jam’iyah Nahdlatul Ulama ini terlebih dahulu mereka kaji dan pahami kandungan sumber-sumbernya. Berbeda dengan sekarang, banyak yang hanya tamatan S-1 sudah berani-berani mengkritik bahkan membid’ahkan serta mensyirikkan amalan-amalan terdahulu. Jadi kepada seluruh warga NU untuk yakin melaksanakan amalan-amalan para ulama atau kiai terdahulu,” jelasnya.
Hari Santri 2018
Pada acara pembukaan konfercab ini, Wakil Rais PCNU Ust. Muhammad Fahmi dan Ketua PCNU Mustapid mengajak Jama’ah untuk menghadiahkan suratul Fatihah kepada para pendiri NU baik secara nasional maupun di Nias Selatan. (Red: Abdullah Alawi)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Pondok Pesantren, PonPes Hari Santri 2018
