Senin, 17 April 2017

Ketum GP Ansor Tagih Presiden soal Gebuk Kelompok Anti-NKRI

Jombang, Hari Santri 2018

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menagih Presiden Joko Widodo mewujudkan janjinya untuk menindak tegas kelompok anti-NKRI. Hal ini disampaikan Gus Yaqut di sela sela Halaqoh Internasional yang digelar GP Ansor di GOR Hasbullah Said Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Ahad (21/5).

Ketum GP Ansor Tagih Presiden soal Gebuk Kelompok Anti-NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketum GP Ansor Tagih Presiden soal Gebuk Kelompok Anti-NKRI (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketum GP Ansor Tagih Presiden soal Gebuk Kelompok Anti-NKRI

"Presiden Jokowi telah mengatakan, akan menggebug kelompok radikal yang ingin mengubah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Lakukan jangan ngomong," ujar Gus Yaqut kepada sejumlah media.



(Baca: Ormas Melawan Pancasila, Presiden Jokowi: Kita Gebuk!)


Hari Santri 2018

?

Halaqoh Internasional yang mengusung tema "Menuju Rekontekstualisasi Islam demi Perdamaian Dunia dan Harmoni Peradaban," itu berakhir Senin (22/5).

Pria yang akrab disapa Gus Tutut itu mengatakan, Ansor dan Banser menilai kelompok yang ingin mengubah NKRI apa pun namanya berarti telah menghina dan menginjak harga diri Ansor dan Banser.

Hari Santri 2018

"Berarti mereka ingin mengacak- acak apa yang telah diperjuangkan ulama kami, kiai-kiai NU, maka akan kami lawan, Ansor dan Banser akan kawal NKRI," tandasnya.

Bagi Ansor, lanjut Gus Tutut, Pancasila sudah menjadi kesepakatan bersama, Pancasila merupakan kristalisasi dari perjuangan para pendahulu dari semua golongan, agama. suku bangsa, dan bahasa yang berbeda-beda. “Mereka disatukan? dengan Pancasila. Ketika ada kelompok yang tidak sepakat dan ingin mengubah maka pemerintah harus tegas," imbuhnya.

Sementara itu, dalam pembukaan halaqoh, Mustasyar PBNU KH A Mustofa Bisri menyampaikan terima kasih kepada pembicara yang sudah hadir, melalui tayangan video yang sebelumnya sudah direkam oleh panitia.

"Saya menyesal sekali tidak bisa hadir secara langsung dalam kegiatan ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya, terutama tamu pembicara dari berbagai negara," ujar Gus Mus sebelum membuka kegiatan, dalam tayangan video yang ditampilkan di layar lebar.

Menurut Gus Mus, kegiatan ini sangat berharga untuk menggelorakan Islam yang damai. Itu karena di berbagai negara saat ini membutuhkan hasil pemikiran yang sesuai dengan kondisi daerahnya masing-masing.

"Semoga diskusi ini bisa menjadi solusi melalui hasil berbagi pemikiran untuk kebaikan Islam dalam kondisi seperti sekarang ini, semoga bernilai ibadah untuk kita semua," katanya. (Muslim Abdurrahman/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kajian Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Ketum GP Ansor Tagih Presiden soal Gebuk Kelompok Anti-NKRI di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock