Jumat, 14 Oktober 2016

Gelar Muskercab, PCNU Jombang Sikapi Radikalisme Global

Jombang, Hari Santri 2018

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, Jawa Timur gelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) yang terakhir di auditorium Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu), Pterongan, Jombang. Ahad (8/5/2016).

Dalam Muskercab ini, segenap pengurus cabang akan melihat serta mengevaluasi sejumlah program yang telah dilaksanakan, juga yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan (2017).

Gelar Muskercab, PCNU Jombang Sikapi Radikalisme Global (Sumber Gambar : Nu Online)
Gelar Muskercab, PCNU Jombang Sikapi Radikalisme Global (Sumber Gambar : Nu Online)

Gelar Muskercab, PCNU Jombang Sikapi Radikalisme Global

Untuk program yang akan dilaksanakan, di samping bersifat merampungkan program kerja yang telah ditentukan sebelumnya, PCNU setempat juga berupaya membaca situasi dan kondisi yang menurutnya penting untuk disikapi melalui perumusan program-program kembali.

Misalnya, paham Islam garis keras yang kian hari semakin massif di sejumlah daerah. Menurut KH Isrofil Amar, Ketua PCNU Jombang, belakangan ini sudah terdapat simbol-simbol dari paham tersebut, baik dari penyebaran video di internet ataupun gambar-gambar yang memicu terhadap kelompok terkait.

Hari Santri 2018

"PCNU Jombang sudah beberapa kali mendapat video-video yang berbau paham Islam radikal," katanya saat menyampaikan sambutannya di hadapan tamu undangan dan peserta Muskercab.

Hal ini, tentu menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia, terutama warga nahdliyin di Tanah Air. Sebab paham tersebut mengancam ketentraman tatanan kebangsaan dan kebhinekaan. Untuk itu, Kiai Isrofil mengimbau kepada masyarakat NU untuk merapatkan barisan menyikapi kondisi demikian.

"Nahdlatul ulama akan merapatkan barisan rerkait isu-isu yang pada akhirnya seperti partai komunis, karena NU tetap akan setia pada NKRI dan Pancasila," terangnya. .

Hari Santri 2018

Ia menambahkan, upaya untuk menghalau gerakan tersebut, NU akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah. Kerjasama tersebut dipandang sangat efektif daripada melakukan gerakan secara mandiri. "Nahdlatul Ulama tidak berdiri sendiri namun harus juga dengan pemerintah," imbuhnya.

"Mudah-mudahan pada Musker ini dapat memberikan pencerahan-pencerahan..Sekali NU kita tetap NU, kita terus akan melanjutkan perjuangan ulama, terutama para pendiri Nahdlatul Ulama," lanjutnya. (Syamsul Arifin/Fathoni) . Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Pahlawan Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Gelar Muskercab, PCNU Jombang Sikapi Radikalisme Global di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock