Sabtu, 09 Desember 2017

Mbah Syaroni: Ingin Maju, Madrasah Mesti Kompak

Kudus, Hari Santri 2018. Lembaga pendidikan swasta, khususnya madrasah Nahdlatul Ulama yang tersebar di kabupaten Kudus layak dibanggakan. Pasalnya, Kudus yang hanya memiliki beberapa madrasah negeri lebih banyak menyerahkan pendidikan generasinya ke madrasah swasta, terutama di bawah naungan Lembaga Pendidikan Maarif NU. Namun ternyata hal demikian tak lantas membuat madrasah tersebut menjadi semakin maju dengan pesat.

KH. M. Syaroni Ahmadi, Mustasyar PBNU menyampaikan bahwa madrasah NU harus berkomitmen untuk maju. Untuk mencapai kemajuan madrasah, maka syarat mutlaknya adalah kekompakan. Kiai kharismatik yang telah 65 tahun mengasuh madrasah Qudsiyyah Kudus itu pun mencontohkan beberapa madrasah NU di Kudus yang telah berhasil maju hingga menjadi madrasah favorit melebihi madrasah negeri.

Mbah Syaroni: Ingin Maju, Madrasah Mesti Kompak (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Syaroni: Ingin Maju, Madrasah Mesti Kompak (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Syaroni: Ingin Maju, Madrasah Mesti Kompak

"Harus ada kekompakan yang terjalin antara pihak pengurus madrasah, dewan guru, serta para wali murid," imbau kiai tanpa pesantren ini, pada mauidhoh Haflatul Wada Akhirussanah MTs-MA NU Nurussalam desa Besito kecamatan Gebog Kudus, Ahad (14/06) siang.

Hari Santri 2018

"Menjadi nadhir di Qudsiyyah, saya pun mengajak bicara kepada para wali murid, agar setelah lulus dari MI Qudsiyah supaya melanjutkan ke MTs Qudsiyyah, dan begitupun jenjang berikutnya. Ini supaya kita bisa kompak, sebab kekompakan adalah kunci keberhasilan. Maka di Qudsiyyah, TBS, Banat, Muallimat juga begitu," terang pengasuh Ngaji Pajar tiap Jumat di masjid Menara Kudus ini.

Dijelaskan bahwa keempat madrasah di kecamatan Kota Kudus itu adalah madrasah-madrasah NU yang perkembangannya bagus berkat kekompakan pengurus, guru dan wali muridnya. "Kekompakan antara pengurus, dewan guru dan wali murid menuju satu tujuan," tambah Kiai Kudus Kulon ini di hadapan ratusan undangan.

Hari Santri 2018

Jika ketiga pihak tadi sudah bertekat bulat kompak maka akan muncul semacam sinergitas di madrasah. Semangat dan harapan untuk terus maju juga semakin meyakinkan. Madrasah Nurussalam sendiri tahun ini mewisuda sejumlah 197 anak didik, terdiri dari murid MA 60 dan MTs 137. Berbagai kejuaraan sedari tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi, hingga nasional pun pernah diraih.(Istahiyyah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Doa Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Mbah Syaroni: Ingin Maju, Madrasah Mesti Kompak di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock