Kamis, 14 Desember 2017

Kader Ansor Ini Sekolahkan Anak-anak Miskin Lewat Sampah

Kudus, Hari Santri 2018. Permasalahan sampah seringkali menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan. Tetapi di tangan aktivis Gerakan Pemuda Ansor Noor Kudus, Ahsin, sampah justru mendatangkan manfaat.

Kader Ansor Ini Sekolahkan Anak-anak Miskin Lewat Sampah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kader Ansor Ini Sekolahkan Anak-anak Miskin Lewat Sampah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kader Ansor Ini Sekolahkan Anak-anak Miskin Lewat Sampah

Ahsin memberi perhatian terhadap sampah di daerahnya Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sejak 1 Maret 2013 lalu, dirinya mendirikan bank sampah sebagai tempat penampungan barang-barang bekas yang sudah tidak berguna.

Dari usaha dengan nama bank sampah anti DO (drop out) ini, ia mampu menyekolahkan anak-anak yang kurang mampu. "Caranya, barang bekas yang sudah terkumpul dijual, uangnya untuk bayar SPP anak-anak," kata Ahsin kepada Hari Santri 2018, Sabtu (4/1).

Hari Santri 2018

Ahsin menjelaskan, pendirian bank sampah ini sebagai bentuk pengabdian dan kepeduliaan terhadap lingkungan. "Secara khusus, sampah yang dipandang sebelah mata bisa kita ambil sisi ekonomis yang menguntungkan dan berdaya guna," terangnya.

Hari Santri 2018

Ahsin yang juga guru MANU Miftahul Falah Cendono Dawe ini menjelaskan, upaya ini dimaksudkan juga memberikan kesadaran kepada masyarakat supaya peduli terhadap sampah. "Harapannya masyarakat sadar tidak membuang sampah di sembarang tempat. Mereka bisa menghargai sampah dan peduli terhadap lingkungannya," ucapnya.

Kenapa menggunakan nama? anti Drop Out? Ahsin menerangkan, banyak anak-anak dari masyarakat desa setempat yang putus sekolah sehingga sangat penting diberi perhatian. "Sekarang ini sudah ada 20 anak yang kita beri perhatian pembiayaan dari pengelolaan bank sampah," tuturnya.

Dari rintisan Ahsin ini, Kecamatan Dawe sudah banyak berdiri 9 bank sampah binaan.? Untuk memudahkan komunikasi, pihaknya telah membuka posko sampah di rumahnya Desa Cendono.

Untuk memasyarakatkan hal ini, Ahsin bersama GP ansor Dawe terus melakukan sosialisasi. Sabtu (28/12) lalu para aktifis Ansor Dawe mengadakan gerakan pungut sampah di semenanjung Gunung Muria.

"Alhamdulillah, masyarakat berperan aktif memungut sampah bersama-sama demi kebersihan lingkungan. Semoga gerakan ini tetap berkelanjutan untuk menjaga lingkungan bersih dan sehat," harap Ahsin. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 AlaSantri Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Kader Ansor Ini Sekolahkan Anak-anak Miskin Lewat Sampah di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock