Karanganyar, Hari Santri 2018. Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, rutin menggelar donor darah sebagai salah satu program unggulan. Selain menjadi wujud kepedulian terhadap sesama, donoro darah diyakini memberikan hal yang positif bagi si pendonor itu sendiri.
| Donor Darah, Program Unggulan GP Ansor Jaten (Sumber Gambar : Nu Online) |
Donor Darah, Program Unggulan GP Ansor Jaten
“Di PAC Jaten sudah berjalan program rutinan donor darah, meskipun jeda waktu pelaksanaannya sekitar empat bulan sekali,” ungkap Ahmad Fatoni, salah satu pengurus PAC GP Ansor Jaten, Senin (3/2).Pendonor darah pertama pada program aksi donor darah perdana adalah Kiai Ahmad Hudaya. Ia adalah alumnus Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, yang kini aktif di berbagai organisasi, mulai dari PCNU Karanganyar, MUI, Bazis, Forum Kabupaten Sehat, FKUB Karanganyar, serta dosen Tafsir di Fakultas Usuludin dan Dakwah IAIN Surakarta.
Hari Santri 2018
“Orang yang mendapatkan darahnya Kiai Hudaya adalah orang yang beruntung,” imbuh Fatoni sembari bercanda.Hari Santri 2018
Selain donor darah, PAC GP Ansor Jaten juga memiliki program unggulan lainnya yaitu “Ansor Berdzikir” sebagai salah satu sarana refleksi diri. Kemudian, program bersih-bersih makam sebagai salah satu bentuk pengabdian dan kepedulian kepada lingkungan.“Meskipun program kami sederhana, namun kami berharap dapat mendatangkan kemanfaatan dan kemashlahatan bagi masyarakat setempat,” pungkasnya. (Ahmad Rosyidi/Mahbib)
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Nasional Hari Santri 2018
