Kamis, 22 Juni 2017

Dampingi Keluarga Berlin, Mensos: Indonesia Melarang Eutanasia

Surabaya, Hari Santri 2018. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa Kementerian Sosial akan mendampingi keluarga Berlin yang sempat meminta eutanasia ke Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh. Menurutnya kasus ini sangat memprihatinkan, mengingat Berlin adalah korban selamat tsunami.?

Eutanasia sendiri adalah praktik pencabutan nyawa manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit. Biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan mematikan.

Dampingi Keluarga Berlin, Mensos: Indonesia Melarang Eutanasia (Sumber Gambar : Nu Online)
Dampingi Keluarga Berlin, Mensos: Indonesia Melarang Eutanasia (Sumber Gambar : Nu Online)

Dampingi Keluarga Berlin, Mensos: Indonesia Melarang Eutanasia

Khofifah mengatakan, praktik eutanasia di Indonesia dilarang keras. Meskipun karena permintaan pasien atau keluarganya.?

"Di beberapa negara ada yang membolehkan praktik tersebut, tapi di Indonesia tidak," ungkap Khofifah disela-sela Acara Majlis Dzikir, Maulid Rasul SAW, dan Haul KH Abdul Wachab Turcham Ke 22, di Taman Pendidikan dan Sosial NU, Khadijah Surabaya, Sabtu (6/5).?

Hari Santri 2018

Secara hukum, lanjut Ketua Umum PP Muslimat NU ini, eutanasia termasuk kategori pembunuhan sebagaimana diatur dalam KUHP. Selain itu, sebagian besar agama dengan tegas melarang eutanasia dengan alasan apapun.

Khofifah mengutip QS Az-Zumar ayat 53 yang menyebutkan bahwa Allah SWT menghendaki kepada setiap muslim hendaknya selalu optimis menghadapi setiap musibah. Seorang mukmin harus senantiasa berjuang, bukan tinggal diam dan untuk berperang bukan lari.

"Dalam Islam diajarkan untuk tidak mudah berputus asa dari rahmat Allah SWT, sebaliknya banyak-banyak bersyukur atas kehidupan yang diberikan. Wala tai asu mirraukhillah ," terangnya.?

Oleh karena itu, Khofifah meminta kasus ini dapat diselesaikan dengan sikap arif dan bijak. Ia berharap Pemerintah Daerah bisa mencari jalan keluar terbaik terkait penggusuran barak pengungsi di Desa Bakoy, Aceh Besar juga pengobatan terhadap penyakit yang diderita Berlin.?

Hari Santri 2018

Sementara itu, lanjut dia, untuk menunggu solusi pemerintah daerah Kementerian sosial menyiapkan tempat evakuasi sementara di Panti Sosial Asuhan Anak Darus Saadah milik Kemensos di Banda Aceh.?

"Kami sudah koordinasi dengan Dinas sosial Provinsi Aceh untuk mendampinginya termasuk menyiapkan opsi evakuasi termasuk mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) nya ," ujarnya.?

Seperti diketahui, Berlin Silalahi (46) mengajukan permohonan eutanasia atau tindakan mengakhiri hidup akibat tidak tahan dengan penyakit yang dideritanya. Berlin menderita radang tulang sejak 2012, akibatnya kedua kakinya lumpuh. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Tokoh Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Dampingi Keluarga Berlin, Mensos: Indonesia Melarang Eutanasia di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock