Rabu, 29 Maret 2017

PBNU Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

Jakarta, Hari Santri 2018. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj memberikan apresiasi kepada pemerintah yang membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Baginya, itu adalah langkah yang tepat karena HTI terbukti merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan hendak mengganti Pancasila dengan Khilafah.

“Itu merupakan kebijakan yang sangat tepat. PBNU mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan pemerintah (terkait dengan pembubaran HTI),” kata Kiai Said saat ditemui di Lantai 3 Gedung PBNU Jakarta, Senin (8/5).

PBNU Dukung Pemerintah Bubarkan HTI (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dukung Pemerintah Bubarkan HTI (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

Menurut dia, HTI merupakan organisasi yang jelas bertentangan dengan ideologi Negara Indonesia yaitu Pancasila. Ia mengatakan, apapun organisasi yang berusaha mengganti Pancasila hendaknya dibubarkan dan dilarang.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena sudah membubarkan organisasi transnasional tersebut. “Pemerintah sudah membubarkan HTI, saya mengucapkan terima kasih, mendukung, respek,” urainya.

Hari Santri 2018

Yang harus dilakukan, lanjut Kiai Said, adalah bagaimana aktivis dan simpatisan HTI tersebut dikelola dan dibina agar tidak menjadi liar dan tidak melakukan tindakan-tindakan radikal.?

“Bagaimana mengelola mantan-mantan aktivis HTI itu supaya tidak menjadi liar,” terangnya.

Lebih lanjut, Kiai Said menjelaskan, para aktivis HTI tersebut harus diberikan pencerahan dan pemahaman tentang sejarah Indonesia, kiprah ulama-ulama dalam merebut dan menjaga kemerdekaan.

“Harus melalui pendekatan dan diberikan pencerahan tentang apa itu NKRI, mengapa menjadi negara nation-state bukan negara Islam atau negara suku,” urai kiai asal Kempek Cirebon itu.

“Banyak sejarahnya,” lanjutnya.

Hari Santri 2018

Menurutnya, umat Islam Indonesia sudah tidak perlu lagi mengotak-atik dasar negara Pancasila. "Kita tinggal menerima dari leluhur kita, tinggal kita isi dengan semangat membangun,” ucapnya.

Ia berharap dan mengaku yakin, Indonesia akan tetap utuh dan bersatu jika pemerintahnya bersikap tegas. Ia juga menyatakan, NU akan selalu berada di belakang pemerintah yang sah.?

“Jangan sampai Indonesia terpecah seperti Soviet, Yugoslavia, Afganistan, atau negara-negara Arab lainnya. Indonesia akan tetap utuh,” tutupnya. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 News, Pertandingan Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. PBNU Dukung Pemerintah Bubarkan HTI di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock