Kamis, 15 Januari 2015

Bupati Grobogan dan Warga NU Tolak FDS

Grobogan, Hari Santri 2018



Gelombang penolakan penerapan full day school (FDS) merambah ke daerah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Grobogan mengajak Bupati Grobogan untuk menolak penerapan FDS di Grobgan.

Bupati Grobogan dan Warga NU Tolak FDS (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Grobogan dan Warga NU Tolak FDS (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Grobogan dan Warga NU Tolak FDS

Ajakan itu semula akan diwujudkan dengan demonstrasi. Sebanyak 5.000 warga NU telah bersiap menggelar aksi membaca kitab kuning di Alun-alun Grobogan. Namun, aksi itu urung digelar, karena Pemkab Grobogan mengajak dialog.

Dialog yang digelar Jumat (18/8) berlangsung di ruang Riptaloka komplek Sekretariat Daerah Grobogan dihadiri Sekda Grobogan, Muhammad Sumarsono. Pertemuan itu diikuti Ketua PCNU KH Abu Mansur dan seluruh badan otonom NU Grobogan mulai LP Maarif, Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Satkorcab Banser, IPNU, IPPNU, PMII dan Forum Komunikasi Diniyah Taklimiyah (FKDT).

Dari hasil pertemuan itu dihasilkan kesepakatan yang tertuang dalam kesepakatan bersama untuk menolak FDS.

Mansur mengatakan, elemen NU mendesak kepada bupati untuk ikut menolak FDS, sehingga di Grobogan tidak diberlakukan kebijakan tersebut.

Hari Santri 2018

"Kami menolak FDS, karena banyak anak-anak SMP/MTs yang sekolah diniyah. Jadi kalau ada FDS, anak-anak itu tidak bisa sekolah diniyah karena masuk sampai sore," ungkap dia.





Bupati Ikut Tolak

Hari Santri 2018

Pertemuan dilanjutkan dengan Bupati Grobogan, Sri Sumarni di ruang kerjanya pada Sabtu (19/8). Sejumlah pengurus badan otonom NU hadir dalam pertemuan tersebut.

Sri mengaku tidak bisa hadir saat dialog pada sehari sebelumnya, karena ada acara partai. Sri mengaku mengikuti dinamika dan mensurvei kecil-kecilan terkait pemberlakuan FDS.

"FDS ini untuk memenuhi jam mengajar guru. Di daerah ini kewenangannya ada pada SMP dan SD. Saya belum menerapkannya. Guru-guru SD juga belum siap," ujar dia.

Dengan melihat kondisi demikian, dia ikut menolak FDS. Di Grobogan diakui memang ada sekolah yang telah menerapkan, tetapi tingkat SMA/SMK yang wewenangnya berada di tingkat pemerintah provinsi Jateng.?

"Saya mendengar suara dari teman-teman di NU. Saya dukung penolakan FDS ini sesuai kondisi di Grobogan," imbuh dia. (Zakki Amali/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2018 Kiai Hari Santri 2018

Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Bupati Grobogan dan Warga NU Tolak FDS di Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2018 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock