Jakarta, Hari Santri 2018 - Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia kembali mengadakan program Jenesys 2016 yang terselenggara pada 10-20 Januari 2017 di Tokyo. Program pertukaran pelajar dan pemuda untuk mengenal kultur dan budaya Jepang kali ini akan terselenggara dan diikuti oleh perwakilan dari NU dan Muhammadiyah.
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (Kang Said) tampak senyum ketika melepas para delegasi dari NU yang berjumlah 10 orang pelajar dan pemuda.
| Kang Said Lepas Delegasi NU untuk Program Jenesys 2016 di Jepang (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kang Said Lepas Delegasi NU untuk Program Jenesys 2016 di Jepang
Kang Said berpesan, setiap negara memiliki budaya yang tidak akan pernah berbenturan dengan ajaran agama yang dipeluk oleh para warganya. Sebab agama pasti membawa kedamaian. Namun, pada praktiknya akan menjadi rumit jika ternyata justru kepentingan politik yang dominan.Hari Santri 2018
Apalagi jika berpolitik dengan menjadikan agama sebagai alat untuk menghantam semua musuh-musuh.Pengasuh Pesantren Ats-Tsaqafah ini menyampaikan agar peserta memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan dunia.
Hari Santri 2018
"Di sana (Jepang) harus memberikan apa yang terbaik buat mereka, beri penjelasan tentang Islam Nusantara. Mereka harus melihat bahwa Indonesia adalah tempat yang aman, nyaman, dan damai bagi siapapun," kata Kang Said. (Red Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2018 Pertandingan, Kiai, Ubudiyah Hari Santri 2018
